5 Rencana Kebijakan Menteri Pendidikan Terbaru, UN Kembali?

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Mediadelegasi: Rencana Kebijakan Menteri Pendidikan Terbaru
Sembari menentukan kebijakan pendidikan yang strategis, Abdul Mu’ti telah mengomentari beberapa hal tentang pendidikan yang akan dikaji kementeriannya. Beberapa di antaranya mengenai penerimaan siswa baru dengan sistem zonasi, Kurikulum Merdeka, hingga meningkatkan kualitas guru.

Berikut daftar rencana kebijakan Menteri Pendidikan terbaru di periode yang akan datang:

1. Melakukan kajian ulang pada UN, zonasi, dan Kurikulum Merdeka
Tiga kebijakan yang akan dikaji ulang oleh Kemendikdasmen adalah Kurikulum Merdeka, sistem penerimaan peserta didik baru melalui jalur zonasi, dan peniadaan Ujian Nasional (UN). Ketiga hal tersebut menjadi perdebatan saat ini dengan adanya pihak yang pro dan kontra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melansir Antara, Mu’ti memastikan dirinya dan kementeriannya bergerak cepat dan menetapkan prioritas di beragam target. Meski begitu, keputusan yang diambil tidak dilakukan tergesa-gesa dan dikaji secara keseluruhan.

Ia akan mendengarkan masukan dari berbagai pihak. Fakta bahwa Mu’ti menyinggung pengkajian ulang soal UN, membuat masyarakat menduga bahwa UN akan kembali diadakan di periode yang akan datang.

Hal ini lantaran UN dihapus Pemerintah RI selama tiga tahun terakhir, sejak 2021 atau bertepatan dengan Pandemi COVID-19. Perlu diketahui bahwa kebijakan soal pengadaan atau penghapusan UN sendiri belum dirilis secara resmi oleh Kemendikdasmen terbaru.

BACA JUGA:  Adhyaksa Awards 2025 Memasuki Tahap Verifikasi, 70 Kandidat Jaksa Berpotensi

2. Mengkaji format sekolah unggul terintegrasi
Mu’ti juga mengumumkan akan mengkaji rencana pembuatan format sekolah unggul terintegrasi. Format tersebut termasuk dalam salah satu dari 8 program hasil terbaik cepat di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sekolah ini mengakomodasi berbagai potensi dan bakat anak-anak Indonesia, termasuk pada sisi akademis, seni, hingga olahraga. Dalam pandangan Mu’ti, format sekolah unggul terintegrasi turut memperhatikan asas berkeadilan dalam biaya pendidikan.

Mu’ti berambisi agar sekolah unggulan tersebut dapat dijangkau oleh beragam lapisan masyarakat, sekali pun nantinya akan bertaraf internasional.

Sekolah unggul terintegrasi turut dikembangkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Imbasnya dilakukan penyesuaian peminatan pendidikan di SMK dengan budaya lokal dan potensi alam. Selain itu, akan ada pula beragam jurusan pada vokasi.

3. Menjalin kerja sama dengan PSSI untuk sekolah pengembangan bakat
Mu’ti mengatakan sempat berbincang dengan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, mengenai kemungkinan didirikannya sekolah pengembangan bakat.

BACA JUGA:  LAKM Akan Laksanakan Dialog Interaktif Minangkabau Menuju Kepunahan, Lenyapnya Peranan Adat Minangkabau di Nagari

Sekolah ini salah satunya dibangun dengan bekerja sama dengan PSSI sehingga anak didik dapat unggul dalam akademis, sekaligus mengembangkan bakatnya di sepak bola.

Rencana tersebut masih sekadar pembicaraan sekilas. Ada pun format kerja samanya akan ditindaklanjuti lebih lanjut.

4. Kualitas guru ditingkatkan
Kementerian Dikdasmen memberikan perhatian penuh agar bisa meningkatkan kualitas guru. Upgrade keilmuan tersebut terutama ditujukan pada guru agar lebih menguasai numerasi dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) peserta didik.

Pemerintahan Prabowo-Gibran memberikan prioritas agar peserta didik menguasai sains dan teknologi. Peningkatan kualitas guru mencakup pula dalam hal bimbingan konseling (BK).

Guru BK diharapkan memiliki peningkatan, serta guru-guru bidang studi juga diarahkan agar bisa mempunyai kemampuan konseling.

5. Meningkatkan kesejahteraan guru
Bocoran lainnya, Mu’ti mengatakan telah terdapat porsi anggaran di 2025 yang digunakan untuk meningkatkan gaji dan kesejahteraan guru. Hanya saja, ia belum bisa menyebut angka tentang besaran kenaikan gaji.

Mu’ti berharap, peningkatan kesejahteraan ini memiliki korelasi positif pada kenaikan mutu pengajaran yang dilakukan para guru.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru