Samosir-Mediadelegasi: Dalam rangkaian kegiatan Pesta Tambak II yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pomparan Bungadapdap Turnip se-Indonesia (PPBTI), sebuah momen bersejarah kembali tercatat: Peresmian Prasasti Gapura Tambak Op. Bungadapdap Turnip, sebagai wujud nyata pelestarian budaya dan penguatan identitas komunitas.(28/06)
Acara peresmian dipandu dengan khidmat dan teratur oleh pembawa acara (MC), Pak Geby Turnip, yang mengundang para tokoh utama untuk melaksanakan prosesi pemotongan pita secara simbolis sebagai tanda peresmian gapura.
Turut diundang untuk maju ke depan dalam urutan sebagai berikut:
Ketua Panitia, Op. Samuel Turnip, untuk memotong pita paling bawah.
Pembina PPBTI, Op. Kristo, untuk memotong pita kedua dari bawah.
Penasehat PPBTI, Op. Noam, untuk memotong pita ketiga dari bawah.
Terakhir, Ketua Umum PPBTI, Arjon Turnip (Am. Martino), yang diberi kehormatan untuk memotong pita paling atas.
Setiap tokoh yang dipanggil maju memotong pita sesuai urutannya, lalu kembali ke tempat semula sebagai bentuk penghormatan terhadap proses seremonial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen puncak terjadi saat Ketua Umum PPBTI, Arjon Turnip, maju ke depan dan menyampaikan pernyataan simbolis:
“Dengan ini, Gapura resmi digunakan.”
Setelah kata-kata tersebut diucapkan, pita terakhir dipotong dan secara bersamaan selubung penutup prasasti meluncur ke bawah, memperlihatkan prasasti Gapura Tambak Op. Bungadapdap Turnip secara utuh dan megah di hadapan seluruh hadirin.
Peresmian ini bukan hanya menjadi penanda fisik kehadiran komunitas Bungadapdap di Samosir, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kekeluargaan, adat istiadat, dan kontribusi terhadap kemajuan pariwisata dan budaya daerah.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












