Beliau menyebut Musda sebagai momentum muhasabah dan introspeksi organisasi untuk menyusun program yang lebih baik sekaligus memilih pemimpin yang mampu menggerakkan potensi keumatan.
“Pertama, MUI sebagai mitra pemerintah atau *sadiqul hukumah*. Kedua, melayani dan melindungi umat, yakni sebagai *khadimul ummah* dan *himayatul ummah*,” ujar Bapak Amirsyah.
Beliau menyampaikan optimisme bahwa peran tersebut dapat diimplementasikan secara optimal demi kemaslahatan umat dan bangsa di masa depan.
Musda X MUI Sumatera Utara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara.
Dengan berlandaskan pada nilai-nilai agama dan moral, serta didukung oleh kepemimpinan yang amanah dan visioner, Sumatera Utara diharapkan dapat mencapai kemajuan yang pesat dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






