Bali-Mediadelegasi : Grup musik legendaris Indonesia, Slank, menggelar konser amal yang bertajuk “Hey Slank (HS) 42 Tahun” di Pantai Mertasari, Sanur, Bali. Seluruh hasil penjualan tiket konser ini akan disumbangkan untuk membantu korban banjir di Sumatera, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang sedang mengalami musibah.
Konser amal ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Slank yang jatuh pada tanggal 26 Desember 2025. Slank ingin merayakan momen spesial ini dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Di tengah bencana dan kesusahan yang terjadi, kami diingatkan ada saudara yang membutuhkan bantuan,” ujar Kaka, vokalis Slank, saat jumpa pers konser di Denpasar, Bali, Sabtu. Pernyataan ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi landasan konser amal ini.
Selain hasil penjualan tiket, Slank juga akan melakukan lelang barang-barang berharga milik personelnya. Kaka akan melelang motor Vespa berwarna biru dengan logo Slank yang sudah dikonversi menjadi motor listrik, dengan harga mulai dari Rp75 juta. Motor listrik ini memiliki nilai historis karena dibeli pada tahun 2023 saat peringatan 40 tahun Slank.
Tidak hanya Kaka, personel Slank lainnya juga turut berpartisipasi dalam lelang amal ini. Ivan akan melelang bas kesayangannya, sementara Ridho akan melelang gitar yang telah menemaninya dalam berbagai konser dan rekaman.
Muhammad Suryo alias Haji Suryo, penyelenggara konser, memperkirakan bahwa konser ini akan dihadiri oleh sekitar 10 ribu penonton, yang terdiri dari Slankers (sebutan untuk penggemar Slank) dan masyarakat umum. Harga tiket konser ini adalah Rp75 ribu per orang, dengan kapasitas lapangan yang dapat menampung hingga 15 ribu orang.
Dalam konser “Hey Slank (HS) 42 Tahun” ini, Slank akan membawakan 25 lagu hits yang telah membesarkan nama mereka di industri musik Indonesia. Konser ini juga menjadi ajang nostalgia bagi para Slankers yang telah setia mengikuti perjalanan musik Slank selama lebih dari empat dekade.
Sebelumnya, Slank telah menggelar konser di tiga kota di Indonesia, yaitu Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Namun, konser-konser tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Konser amal di Bali ini menjadi konser yang berbeda karena seluruh hasil penjualan tiketnya akan disumbangkan untuk korban banjir di Sumatera.






