Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sebelum mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Foto: Ist.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sebelum mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih untuk menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini digelar untuk membahas serangkaian isu strategis serta program prioritas pemerintah.

Jajaran menteri koordinator (menko) dan menteri teknis mulai berdatangan ke Istana Kepresidenan sejak Kamis siang. Kehadiran jajaran Kabinet Merah Putih ini menarik perhatian publik di tengah bergulirnya berbagai isu ekonomi dan sosial.

Di antara pejabat yang hadir tampak Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Selain itu, terlihat pula Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

BACA JUGA:  Kepala KSP Listyo Sigit: Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas dan Bebas Terbatas

Unsur kementerian teknis dan kepala badan juga memenuhi undangan rapat tersebut. Di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Hadir pula Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, Menteri Dikti Saintek Brian Yuliarto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa agenda rapat kemungkinan membahas program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kendati demikian, ia mengaku telah menyiapkan berbagai berkas dan bahan pembahasan untuk mengantisipasi dinamika rapat.

Terkait isu peluncuran tambahan unit KDMP secara serentak di berbagai daerah, Menkeu menegaskan masih menunggu arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam forum rapat.

Di sisi lain, Purbaya juga merespons isu pemotongan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan belum ada keputusan terkait hal itu dan berencana menggelar pertemuan dengan pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) pada pekan depan.

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat

Mengenai dinamika pengadaan fasilitas di sektor koperasi yang sempat viral di masyarakat, Menkeu menjelaskan bahwa skema pemerintah fokus pada pembayaran cicilan utang tahunan ke bank. Adapun urusan manajemen operasional sepenuhnya berada di bawah kewenangan pengelola.

Selanjutnya, Purbaya turut memberikan sinyal mengenai alokasi pendanaan untuk Universitas Republik Indonesia (URI). Pihaknya akan mengoordinasikan lebih lanjut skema pendanaan tersebut bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rapat terbatas di Istana Kepresidenan ini diharapkan dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang mempercepat realisasi program kerja pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru