Kenapa Keracunan MBG Berulang di Sumut? Belasan Siswa SD di Medan Timur Diduga Keracunan Susu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gubernur Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji(Kiri), Belasan siswa sekolah dasar (SD) Negeri 060870 diduga alami keracunan MBG(Kanan)

Foto : Gubernur Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji(Kiri), Belasan siswa sekolah dasar (SD) Negeri 060870 diduga alami keracunan MBG(Kanan)

Medan-Mediadelegasi: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disorot setelah belasan siswa SD Negeri 060870 di Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan seusai meminum susu yang disediakan melalui program tersebut, Jumat (9/10/2026).

Para siswa dilaporkan mengalami pusing dan mual tidak lama setelah mengonsumsi susu. Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Imelda Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Mayasari, salah seorang wali siswa, mengatakan keluhan muncul setelah anak-anak meminum susu yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Katanya siap minum susu langsung pusing, mual-mual. Terus dibawa ke sini, kami pun datang sudah dibawa ke sini,” ujar Mayasari.

Hingga Jumat (9/10/2026), belasan siswa tersebut masih menjalani perawatan. Tiga siswa dilaporkan memerlukan penanganan lebih serius di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sedangkan siswa lainnya dirawat di ruang perawatan.

Dugaan keracunan tersebut kembali memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG di Sumatera Utara. Terlebih, kasus serupa sebelumnya juga terjadi di sejumlah daerah di provinsi ini.

BACA JUGA:  Ribuan Warga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis, BGN Minta Maaf Sambil Menangis

Pada Agustus 2026, ratusan siswa di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG. Hasil pemeriksaan laboratorium yang diumumkan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo pada September menemukan sejumlah bakteri pada sampel makanan dari sekolah, termasuk Bacillus cereus pada nasi, Staphylococcus aureus pada ikan, dan Escherichia coli pada melon. Temuan tersebut menunjukkan adanya persoalan keamanan pangan pada sampel yang diperiksa dalam kasus Karo, tetapi tidak membuktikan bahwa kejadian di Medan memiliki penyebab yang sama.

Rentetan kejadian itu menempatkan pengawasan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dan minuman sebagai hal yang perlu mendapat perhatian serius. Pemeriksaan terhadap susu yang dikonsumsi para siswa di Medan diperlukan untuk memastikan penyebab keluhan dan menelusuri kemungkinan adanya masalah dalam rantai penyediaannya.

BACA JUGA:  TP PKK Sumut Monitoring Program di Karo: Pastikan 10 Pokok Program dan Aku Hatinya PKK Berjalan Tepat Sasaran

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai dugaan keracunan susu MBG di SD Negeri 060870 Medan Timur. Penyebab pasti kejadian tersebut juga belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Publik kini menunggu penjelasan dari pihak terkait mengenai hasil pemeriksaan medis, keamanan produk susu, serta pengawasan SPPG yang memasok kebutuhan program tersebut. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar program yang bertujuan meningkatkan gizi anak tidak justru menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan para penerimanya.

Catatan redaksi: Informasi kejadian Medan merujuk pada pemberitaan Waspada.co.id dan laporan Mistar.id pada Jumat (9/10/2026). Kasus di Karo serta temuan laboratoriumnya menjadi konteks pembanding, bukan bukti bahwa susu di Medan tercemar. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Alx

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Tanggapi Santai Putusan MK: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Polemik Ijazah
Wagub Surya Minta Huntap Pascabencana Sumut Dibangun Lengkap dengan Infrastruktur Pendukung
Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas
Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Keuangan Rp325 Miliar ke 30 Kabupaten/Kota
Wagub Surya: Aspirasi Hasil Reses DPRD Sumut Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Sumut
Bobby Nasution Sambut Kapolda Sumut Baru Irjen Sonny Irawan, Tegaskan Sinergi Forkopimda Diperkuat
Listrik Perdesaan Sumut: Sinergi Pemprov–ESDM–PLN Tuntaskan 106 Lokasi, Target Rasio Elektrifikasi 100%
Harga Cabai Naik Meski Sumut Surplus, Pemprov Amankan Pasokan Dulu Sebelum Keluar Daerah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kenapa Keracunan MBG Berulang di Sumut? Belasan Siswa SD di Medan Timur Diduga Keracunan Susu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Bobby Nasution Tanggapi Santai Putusan MK: Fokus pada Kesejahteraan Rakyat, Bukan Polemik Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Wagub Surya Minta Huntap Pascabencana Sumut Dibangun Lengkap dengan Infrastruktur Pendukung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Bobby Nasution Sampaikan 5 Prioritas Pembangunan Sumut ke Bappenas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Pemprov Sumut Salurkan Bantuan Keuangan Rp325 Miliar ke 30 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru

Petugas mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 621 gram yang disembunyikan di dalam sepatu calon penumpang di Bandara Kualanamu, Jumat (9/10/2026). Tersangka SO berhasil melarikan diri, barang bukti diserahkan ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang. Foto: Ist.

Kabupaten Deli Serdang

Diduga Bawa Sabu 621 Gram, Calon Penumpang Kabur di Bandara Kualanamu

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:06 WIB

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono. Foto: Ist.

Nasional

Anak Krakatau Siaga, Daryono Ingatkan Warga Tak Panik Tsunami

Sabtu, 10 Okt 2026 - 16:06 WIB

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, beraksi dalam sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Marquez berhasil meraih kemenangan setelah menyalip Jorge Martin saat balapan menyisakan lima lap. Foto: Ist.

Olahraga

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:53 WIB

Mohammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018–2023, yang resmi masuk daftar buronan internasional setelah Interpol menerbitkan Red Notice pada 23 Januari 2026. Foto: Ist.

Nasional

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:21 WIB