Aksi unjuk rasa yang melibatkan sekitar 500 orang tersebut berlangsung damai dan perwakilan mereka diterima langsung oleh Baskami Ginting bersama Wakil Ketua DPRD Sumut Jumadi didampingi para pimpinan dan perwakilan Komisi C dan D.
Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo saat berorasi di depan gedung DPRD Sumut, mengatakan, kenaikan harga BBM sangat menyengsarakan rakyat.
Oleh karena itu, pihaknya berharap aspirasi yang disampaikan kepada DPRD Sumut turut disampaikan ke Pemerintah pusat.
“Kami berharap Pemerintah pusat mendengarkan aspirasi kami, karena naiknya harga BBM menyengsarakan rakyat Indonesia,” kata Willy.
Ia menjelaskan bahwa aksi demo menolak kenaikan harga BBM tersebut dilaksanakan serentak di berbagai daerah.
“Bilamana aksi 6 September tidak didengar pemerintah dan DPR, maka Partai Buruh dan KSPI akan mengorganisir aksi lanjut dengan mengusung isu, tolak kenaikan harga BBM, tolak omnibus law, dan naikkan upah tahun 2023 sebesar 10 persen sampai 13 persen,” ujarnya.
Aksi unjuk rasa buruh terpantau mendapat pengawalan ratusan personel kepolisian. D|Red-04