Louise Magdalena Br Limbong, Mendidik Keras Membantu Ikhlas

In Memoriam almarhumah Louise Magdalena Br Limbong. Foto: D|Ist|

IN MEMORIAM, 21 Mei hari ini mengusik ingatan keluarga besar almarhumah Louise Magdalena Br Limbong. Mereview rekam perjuangan sang mama/mertua/oppung, wanita kelahiran 12 November 1945 silam, yang keras dalam mendidik, ikhlas dalam membantu.

Almarhumah Louise Magdalena Br Limbong dan suaminya almarhum AC Sagala SH (Pensiun Asdatun Kejaksaan Bengkulu,  pernah menjabat Kajari di Nias dan Jogjakarta) kini ‘berbaring’ berdampingan di Pemakaman Jl Gajah Mada Medan itu menyisakan banyak kenangan dalam perjalanan hidupnya mengabdi kepada Tuhan.

BACA JUGA: In Memoriam 34 Tahun Amin Aloysius Turnip

“Mendidik anak-anaknya penuh kasih sayang. Mama merupakan pekerja keras dan sangat bertanggung jawab terhadap masa depan kami sebagai anak-anaknya,” kenang Conny Br Sagala SH MH kepada Mediadelegasi, Sabtu (21/05) dalam seutas pesan WhatsApp dari Jakarta.

Ibunda Alexius Parlindungan Turnip, istri Ir Mandalasah Turnip SH ini juga mengisahkan mode didikan keras Almarhumah, yang dia sadari sebagai keinginan tulus sang Ibu agar anak-anaknya dapat lebih sukses dan mandiri.

“Almarhumah Mama juga seorang dermawan, suka dan selalu membantu semua orang, baik sanak saudara, teman-temannya, handai taulan, bahkan terhadap orang yang tidak ia kenal sekalipun,” tulis Conny Br Sagala.

Bahkan, terhadap orang yang membantu pekerjaan di rumah masa itu, kenang Conny, diperlakukan bagai anak-anak dan anggota keluarganya.

“Tak begitu jauh dari ingatan saya, almarhumah mama  sangat senang bernyanyi. Bernyanyi bersama ayah dan kami anak-anaknya. Bahkan, bernyanyi bersama teman-temanya pada banyak kesempatan di gereja,” kisah Conny seraya menyebutkan almarhumah mamanya yang punya bakat bidang fashion itu.

Pos terkait