Medan-Mediadelegasi: Universitas Katolik Santo Thomas kembali menyambut mahasiswa baru dengan melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Adapun tema dari kegiatan ini “Generasi Emas 2045: Berkolaborasi dan Berdampak”) yang dilaksanakan tanggal 18-20 September 2025” Hari pertama PKKMB pada Kamis (18/9/2025) melaksanakan rangkaian kegiatan pengenalan kampus kepada Mahasiswa Baru tiap Fakultas.Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini di Lapangan Reformasi Kampus Unika Santo Thomas Medan,
Di hadapan ribuan mahasiswa Baru Unika Santo Thomas yang turut mengikuti PKKMB , Ir. Charles Sitindaon, MT , Wakil Rektor III Unika Santo Thomas , ditunjuk Sebagai Ketua Panita Menyampaikan Jumlah mahasiswa yang mengikuti PKKMB bervariasi untuk setiap Fakultas Yang ada di Unika Santo Thomas Medan. Dengan 7 fakultas dan 20 program studi
“Managemen Fakultas ekonomi dan bisnis 128 Orang . Akuntansi 89 Orang Ilmu Budaya Sastra Inggris 12 orang , parawisata 9 orang , Fisikologi 11 Orang.Fakultas Teknik Sipil 67 Orang. Arsitektur 12 Orang,Fakultas Pertanian , THP 9 orang, aggro tehnologi 51 Orang, Agri Bisnis 31 Orang, Fakultas Hukum , ilmu Hukum 122 Orang. ilmu Komputer sistem Informasi 66 Orang, Teknik Informatika 67 Orang, sains Data 2 Orang, Fakultas Pendidikan , PGSD 319 Orang . P.Bahasa Indonesia dan sastra Indonesia 32 orang, P. bahasa Inggris 36 Orang, P.Matematika 17 Orang. Jumlah Mahasiswa PKKMB Tahun 2025, Sebanyak 1.088 Orang , ditambah Mahasiswa Tahun 2024 Berjumlah 73 Orang. Total keseluruhan yang mengikuti PKKMB Menjadi 1161 Orang. Kata nya”.
Prof. Dr. Maidin Gultom, SH, M.Hum, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Medan, menyampaikan sambutan hangat kepada mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025.
Sebagai Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Prof Maidin percaya bahwa generasi muda saat ini memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, kita harus mampu beradaptasi dan menjadi pelaku yang dapat memanfaatkan teknologi untuk kebaikan.






