Pemprov Sumut Optimistis Pertahankan Status Kaldera Toba jadi Geopark Dunia

Selasa, 27 Mei 2025 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri pencanangan “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” yang diinisiasi Kementerian Pariwisata di kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir, baru-baru ini. Foto: dok-Kemenpar

Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri pencanangan “Gerakan Wisata Bersih (GWB)” yang diinisiasi Kementerian Pariwisata di kawasan Danau Toba, Kabupaten Samosir, baru-baru ini. Foto: dok-Kemenpar

Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) optimistis mampu mempertahankan status Kaldera Toba menjadi bagian dari jaringan taman bumi (geopark) dunia atau Global Geopark Network (GGN) oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (UNESCO).

 

 

 

 

Informasi dihimpun Mediadelegasi Medan, Selasa (27/5), Gubernur Sumut Bobby Nasution telah menyiapkan langkah-langkah agar mendapatkan hasil terbaik dalam proses revalidasi (peninjauan kembali) status Geopark Kaldera Toba pada Juni 2025.

 

 

 

 

 

 

“Mudah-mudahan (mendapat kartu hijau),” kata Bobby di kantor gubernur Sumut, Medan,  baru-baru ini.

 

Gubernur optimis kunjungan tim asesor The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) untuk proses revalidasi kawasan Geopark (taman bumi) Kaldera Toba nantinya.

 

 

 

 

 

Bobby menyampaikan penilaian dua tahun lalu atau tepat pada 4-5 September 2023 terhadap taman bumi Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari UNESCO.

“Memang dari dua tahun lalu ke sekarang, kita turun dari hijau ke kuning. Tetapi kita sudah ada langkah-langkah, sudah komunikasi dengan beberapa pemberi CSR (tanggung jawab sosial perusahaan), itu sudah ada juga,” tuturnya.

Gubernur juga telah menyiapkan beberapa langkah untuk proses revalidasi mulai dari mempersiapkan geopark hingga geosite atau situs warisan geologi di Kaldera Toba.

“Yang penting langkahnya bukan hanya geopark, tapi geosite semuanya dengan kabupaten/kota di Sumatera Utara sudah kita sampaikan,” ucap Bobby.

 

Sementara itu, Badan Pengurus Toba Caldera Unesco Global Geopark (BP-TCUGGp) melakukan gerak cepat untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution tentang status Danau Toba agar mendapatkan kembali kartu hijau (the green card) dari UNESCO.

BACA JUGA:  Siram Petugas Pakai Air Cabai, 5 Tahanan BNPP Sumut Kabur

“Khususnya menjelang revalidasi keanggotaan oleh tim asesor UNESCO Global Geopark pada Juni 2025,” ungkap General Manager BP-TCUGGp Azizul Kholis di Medan, baru-baru ini.

Tim BP-TCUGGp, katanya, telah melakukan peninjauan lapangan ke 16 geosite atau situs geopark di tujuh kabupaten se kawasan Danau Toba.

 

 

 

 

 

 

Geosite adalah objek warisan geologi yang memiliki ciri khas tertentu, baik secara individual maupun bagian dari beberapa objek saling berhubungan.

“Target green card yang diinstruksikan pak gubernur beberapa waktu lalu di Parapat kepada Badan Pengurus Geopark Toba, maka kami telah melakukan kunjungan lapangan 16 geosite,” ujar Azizul.

Sebagai informasi, dalam rapat UNESCO Global Geopark di Maroko pada 4-5 September 2023, kawasan Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari UNESCO.

 

Kartu kuning merupakan peringatan dari UNESCO yang berarti badan pengelola wilayah tersebut tidak memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan.

UNESCO meminta Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark melakukan perbaikan, sebelum dilakukan validasi ulang untuk dua tahun kemudian.

 

Sedang disusun
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto dalam keterangan di Jakarta, baru-baru ini, menjelaskan bahwa gambar denah penataan kawasan Geopark Kaldera Toba sedang disusun.

BACA JUGA:  Polda dan Bhayangkari Sumut Bantu Korban Gempa Cianjur

 

“Penyusunan site plan dilaksanakan oleh Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark bersama dinas yang menangani sumber daya energi dan mineral Provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Ditambahkannya, Pemerintah akan memanfaatkan dana alokasi khusus tahun 2024 sebesar Rp56,6 miliar untuk pembangunan sarana amenitas dan atraksi di daerah wisata bahari dan perairan maupun daerah wisata alam non-bahari di kawasan taman bumi.

 

 

 

 

 

Alokasi dana itu, kata Hariyanto, juga dapat digunakan untuk membangun sarana amenitas dan atraksi di daerah wisata budaya di perkotaan maupun perdesaan yang tersebar di delapan kabupaten di sekitar Danau Toba.

“Khusus dukungan untuk visibility geopark digunakan untuk membangun gapura atau gerbang utama geopark, totem geopark, dan papan interpretasi geopark di salah satu geosite Geopark Kaldera Toba, yaitu di Geosite Silalahi di Sabungan Kabupaten Diri,” paparnya.

 

Kementerian Pariwisata bersama Badan Pengelola Caldera UNESCO Global Geopark akan mengadakan seminar internasional tentang Caldera Toba UNESCO Global Geopark pada 26 Juni 2025 sebagai bagian dari persiapan menghadapi validasi ulang pemenuhan kriteria pengelolaan taman bumi UNESCO.

Seminar internasional itu akan menghadirkan ahli geologi dan budayawan, termasuk di antaranya Prof. Mega Fatimah Rosana, Ph.D dan Ananto K. Seta, Ph.D dari Indonesia dan Prof. Ibrahim Komo, Ph.D dari Malaysia. D|Red

 

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

2 tanggapan untuk “Pemprov Sumut Optimistis Pertahankan Status Kaldera Toba jadi Geopark Dunia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB