Sekolah Rakyat Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Rakyat (Foto:Ist)

Sekolah Rakyat (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan peran strategisnya sebagai sistem pendukung utama dalam pembangunan sumber daya manusia unggul. Setelah berjalan hampir satu semester, program ini mencatatkan capaian positif yang mencakup aspek kesehatan, perkembangan psikososial, hingga prestasi akademik siswa.

Pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program ini dengan menggunakan pendekatan berbasis talenta. Fokus utama evaluasi bukan sekadar angka, melainkan pengukuran dampak sosial yang dihasilkan bagi siswa di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Muhammad Nuh, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak diukur dari keuntungan finansial. Sebagai investasi sosial, indikator keberhasilan yang digunakan adalah Social Return on Investment (SROI) atau nilai manfaat sosial bagi masyarakat.

“Sekolah Rakyat bukan profit oriented, tapi investasi sosial, maka yang kita ukur adalah SROI-nya,” ujar Muhammad Nuh pada Kamis (9/1/2026). Ia menambahkan bahwa nilai sosial yang dihasilkan jauh lebih penting daripada sekadar menghitung jumlah lulusan.

Baca juga: https://mediadelegasi.id/pandji-dilaporkan-pdip-pasang-badan/

BACA JUGA:  Waspada Korupsi Sekolah Rakyat, KPK Sorot Rawan Pengadaan Barang

Hingga saat ini, penyelenggaraan Sekolah Rakyat telah tersebar di 166 daerah dan dinilai berjalan dengan sangat baik. Proses belajar mengajar mulai membuahkan hasil nyata, terutama dalam menggali bakat serta potensi siswa yang sebelumnya mungkin belum terjamah.

Menteri Sosia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, turut memberikan apresiasi atas perkembangan tersebut. Menurutnya, hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan indikator awal bahwa pendekatan Sekolah Rakyat telah bekerja sesuai dengan tujuannya.

Sekolah Rakyat Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas

Berbeda dengan model pendidikan konvensional pada umumnya, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sebuah sistem dukungan terpadu. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai layanan jaminan sosial lainnya.

Integrasi tersebut mencakup bantuan sosial, jaminan kesehatan, pemenuhan gizi, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga siswa. Pendekatan lintas sektor ini dipandang sebagai instrumen keadilan sosial untuk memperkuat kualitas manusia sejak usia dini.

BACA JUGA:  Prabowo Berharap Sekolah Rakyat Dapat Meningkatkan Akses Pendidikan yang Merata

Gus Ipul menilai bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian penting dari strategi nasional Presiden Prabowo Subianto. Tujuan besarnya adalah menurunkan angka kemiskinan di Indonesia hingga berada di bawah level lima persen melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan.

Dalam visi Indonesia Emas 2045, pembangunan SDM menjadi fondasi utama untuk memanfaatkan bonus demografi. Sekolah Rakyat diposisikan agar kelompok rentan mendapatkan akses berkelanjutan, sehingga bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan bangsa, bukan beban.

Sebagai bentuk penguatan, pemerintah dijadwalkan akan menggelar acara peluncuran resmi Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru dengan mengusung tema yang sangat kuat.

Tagline yang diangkat adalah ‘Cerdas Bersama, Tumbuh Setara’, sebagai penegasan komitmen pemerintah terhadap pendidikan inklusif. Momentum ini diharapkan menjadi sarana konsolidasi lintas sektor untuk menyiapkan generasi emas Indonesia di masa depan. D|Red

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru