Golkar Tanggapi Lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” yang Viral di Media Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Ist.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Partai Golkar akhirnya buka suara terkait viralnya lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” yang ramai digunakan warganet di berbagai platform media sosial.

Lagu tersebut menjadi perbincangan publik karena liriknya yang unik dan dianggap menghibur. Sejumlah pengguna media sosial bahkan memakai potongan lagu itu untuk konten video dan unggahan hiburan.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M. Sarmuji menilai kemunculan lagu tersebut merupakan bentuk kreativitas netizen dalam merespons sosok Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Menurut Sarmuji, lagu tersebut tidak perlu dipersoalkan karena bernuansa santai dan menghibur. Ia juga menganggap lirik yang menyebut “Mas Bahlil ganteng” bukan bentuk sindiran ataupun sarkasme.

“Itu bagian dari kreativitas netizen yang mengapresiasi kerja keras Pak Bahlil. Lagunya juga cukup lucu dan menghibur,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).

Ia mengatakan tidak merasakan adanya unsur negatif dalam lirik lagu tersebut. Menurutnya, penyebutan kata “ganteng” justru bisa dipahami sebagai bentuk pujian dari masyarakat.

BACA JUGA:  Wacana Tiga Periode Jokowi Presiden, Biarkan Seperti Air Mengalir

Sarmuji menilai predikat ganteng tidak selalu berkaitan dengan penampilan fisik semata. Dalam pandangannya, seseorang yang memiliki intelektualitas dan kinerja baik juga dapat dianggap keren maupun menarik.

Ia kemudian mengaitkan hal tersebut dengan budaya masyarakat Betawi yang sering menggunakan istilah “cakep” untuk menggambarkan sesuatu yang baik atau mengesankan.

Menurut dia, kerja-kerja Bahlil selama ini layak diapresiasi dengan sebutan positif seperti keren, bagus, hingga ganteng.

Selain menanggapi lirik “Mas Bahlil ganteng”, Sarmuji juga menyoroti penggalan lirik lain yang menyebut “my little bolu ketan”.

Ia mengaku justru membayangkan bolu ketan hitam dengan aroma gula merah dan pandan yang manis ketika mendengar penggalan lagu tersebut.

Dalam pandangannya, bolu ketan menggambarkan sesuatu yang sederhana namun memiliki kualitas yang baik. Hal itu kemudian dianalogikan dengan sosok Bahlil Lahadalia.

BACA JUGA:  Tips Mudik Pakai Google Maps Tanpa Kuota Internet 

“Sama seperti Pak Bahlil yang tampil sederhana, tetapi memiliki kinerja luar biasa,” katanya.

Belakangan, lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” memang ramai digunakan warganet sebagai latar berbagai video hiburan di media sosial.

Potongan lirik seperti “Buah apa yang paling manis? Buahlil” hingga “My little bolu ketan” menjadi bagian yang paling banyak dibagikan pengguna internet.

Di sisi lain, lagu tersebut juga memunculkan spekulasi di kalangan netizen karena diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), bukan diciptakan secara konvensional oleh komposer musik.

Meski begitu, viralnya lagu tersebut dinilai menunjukkan bagaimana budaya internet dan kreativitas digital kini semakin dekat dengan dunia politik dan figur publik di Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Bareskrim Polri Tangkap Bandar Besar Narkoba Rokan Hilir Haradongan Simanjuntak
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:41 WIB

Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi

Berita Terbaru

Foto: Pintu gerbang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan. Sorotan publik terkait isu peredaran narkotika memicu desakan evaluasi pengawasan dan pengamanan di lingkungan lapas tersebut.

Kota Medan

DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:46 WIB