KORMI Sumut: Bobby Ingatkan Visi Indonesia Emas

KORMI Sumut
Gubernur Sumut, Bobby Nasution menghadiri Pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut di Adora Convention Hall, Jalan Harmonika Baru, Medan, Jum'at malam (13/2/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan arahan penting kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumut. Ia mengingatkan agar sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yang menempatkan olahraga sebagai salah satu pilar utama pembangunan bangsa.

Menurut Bobby Nasution, di negara-negara maju, olahraga tidak lagi dipandang sebagai sekadar hobi atau kegiatan rekreasi semata. Lebih dari itu, olahraga telah bertransformasi menjadi sebuah ekosistem ekonomi yang mampu menghidupi banyak orang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian negara.

Pelantikan Pengurus KORMI Sumut Periode 2025–2030

Arahan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri acara Theater Olahraga Masyarakat sekaligus Pelantikan Pengurus KORMI Sumut Periode 2025–2030, yang digelar meriah di Adora Conventions Hall, Jalan Harmonika, Setia Budi, Medan, Jumat (13/2/2026) malam.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin di tahun 2045, olahraga menjadi salah satu sumber utama ekonomi baru. Mulai dari desa hingga provinsi, kegiatan olahraga harus bisa menggerakkan perputaran ekonomi lokal, seperti yang kita lihat di negara-negara maju,” ujar Bobby Nasution, menjelaskan visinya tentang peran olahraga di masa depan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/mobil-bobby-dicegat-warga-nias-saat-meninjau-jalan-rusak-dari-gubernur-lama-rusaknya

Dalam sambutannya, Bobby Nasution juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh para pengurus dan anggota KORMI Sumut. Ia menilai bahwa energi positif yang terpancar pada kegiatan tersebut mencerminkan keseriusan dan komitmen untuk memajukan olahraga masyarakat di 33 kabupaten/kota se-Sumut.

“Semangat dari para pengurus adalah titik awal untuk membarakan api KORMI itu sendiri. Kalau pengurusnya sudah loyo dan malas-malasan, tidak mungkin kita bisa mengurus 50 induk organisasi olahraga (Inorga) yang ada. Ini kerja yang menggunakan pikiran dan hati, kerja yang tulus,” ujar Bobby, memotivasi para pengurus KORMI Sumut.

Bobby Nasution juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga serta mengingatkan agar tidak ada praktik “anak emas” dalam kepengurusan. Ia meminta agar kegiatan olahraga masyarakat diperbanyak dan pembangunan fasilitas olahraga melibatkan para ahli atau asosiasi yang kompeten di bidangnya.

“Jangan jalan sendiri-sendiri. Kalau mau bangun tempat senam, yoga, atau fasilitas lainnya, libatkan mereka yang paham agar hasilnya sesuai standar dan benar-benar bisa digunakan masyarakat,” tegasnya, mengingatkan pentingnya melibatkan ahli dalam pembangunan fasilitas olahraga.

Pos terkait