Perwira Polri di Sumut IPDA Zeplin Sianturi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Tetap Jalankan Tugas Kepolisian, Pendidikan Tinggi Jadi Bekal Tingkatkan Profesionalisme dan Pengabdian kepada Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Prestasi di bidang akademik kembali ditorehkan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) di Sumatera Utara. IPDA Dr. Zeplin Sianturi, S.H., M.H. yang bertugas sebagai Wakapolsek Muara, Polres Tapanuli Utara, Polda Sumatera Utara, berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Semarang.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan karier dan akademiknya.

Di tengah tanggung jawab menjalankan tugas sebagai anggota Polri, IPDA Zeplin Sianturi mampu menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktoral.

Prosesi akademik tersebut ditandai dengan Rapat Senat Terbuka Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Periode 98, September 2026, yang meliputi pelepasan lulusan Sarjana (S1), Magister (S2) Ilmu Hukum, Magister (S2) Kenotariatan, serta Doktor (S3) Ilmu Hukum.

Gelar Doktor Bukan Akhir Perjalanan, Bagi IPDA Zeplin Sianturi, pencapaian gelar doktor bukan semata-mata untuk menambah gelar akademik di belakang perjalanan kariernya. Pendidikan tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian, terutama karena profesi Polri memiliki keterkaitan erat dengan hukum dan kehidupan masyarakat.

“Bagi saya, meraih gelar doktor bukanlah akhir dari proses belajar. Justru ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas, pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi pemikiran bagi institusi Polri dan pembangunan hukum di Indonesia,” ujar IPDA Zeplin Sianturi.

BACA JUGA:  Kejati Sumut Tegaskan Gedung Baru Tahap I Selesai 100 Persen, Usulan Tahap II Masih Menunggu Keputusan Kejagung

Menurutnya, pengalaman sebagai praktisi kepolisian dan pendidikan akademik di bidang hukum merupakan dua hal yang dapat saling melengkapi.

Pengalaman di lapangan memberikan pemahaman mengenai berbagai persoalan hukum yang nyata di tengah masyarakat, sementara pendidikan akademik memberikan ruang untuk mengkaji persoalan tersebut secara ilmiah, sistematis, dan komprehensif.

Kuliah di Tengah Tanggung Jawab Kedinasan dikepolisian
Menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral sambil tetap menjalankan kewajiban sebagai anggota Polri bukan perjalanan singkat. Dibutuhkan kedisiplinan serta kemampuan membagi waktu antara tugas kedinasan, keluarga, penelitian, dan kewajiban akademik.

IPDA Zeplin Sianturi menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.

Ia menyampaikan rasa Syukur dan terima kasih kepada Keluarga, Pimpinan Polri, Promotor, Para Dosen dan Civitas Akademika, rekan-rekan Polri, Sahabat, Kerabat, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan dan doa selama proses pendidikan doktor ilmu hukum.

BACA JUGA:  Ketua MKGR Medan: Hendri Sitorus Pantas Pimpin Golkar Sumut

“Pencapaian ini tidak saya pandang sebagai keberhasilan pribadi semata. Ada Doa Keluarga, dukungan Pimpinan, bimbingan para Dosen serta dukungan rekan-rekan, sahabat, teman-teman dalam setiap proses yang saya jalani,” katanya.

Ilmu untuk Pengabdian
Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral, IPDA Zeplin Sianturi berharap dapat terus mengembangkan kapasitas sebagai praktisi sekaligus akademisi di bidang hukum.

Ilmu yang diperoleh selama pendidikan doktoral diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Polri Untuk Masyarakat”
Pencapaian tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda dan personel Polri lainnya bahwa tugas kedinasan dan pengembangan pendidikan dapat berjalan beriringan melalui komitmen dan kedisiplinan.

 

“Setinggi apa pun pendidikan yang kita capai, pada akhirnya ukuran terpenting adalah sejauh mana ilmu tersebut dapat memberikan manfaat. Bagi saya, ilmu adalah bekal untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tutup IPDA Zeplin Sianturi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Bobby Nasution Dukung Penuh Rakerwil Abpednas Sumut, Minta Program Langsung Sentuh Masyarakat Desa
Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut
Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi
Polda Sumut Diminta Bongkar Penadah Emas Ilegal di Madina
Hari Perhubungan Nasional 2026, Wagub Sumut Tekankan Transportasi Terintegrasi
Wagub Surya: Aset Sumut Harus Clear and Clean Jadi Mesin Penggerak PAD dan Ekonomi Daerah
Wagub Surya Saksikan SKB RBI: Perlindungan Perempuan dan Anak Wajib Masuk Program Kerja 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:58 WIB

Gubernur Bobby Nasution Dukung Penuh Rakerwil Abpednas Sumut, Minta Program Langsung Sentuh Masyarakat Desa

Senin, 21 September 2026 - 11:07 WIB

Perwira Polri di Sumut IPDA Zeplin Sianturi Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Tetap Jalankan Tugas Kepolisian, Pendidikan Tinggi Jadi Bekal Tingkatkan Profesionalisme dan Pengabdian kepada Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 16:41 WIB

Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Jumat, 18 September 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Sumut Perkuat PUSPAGA Hadapi Tren Childfree Gen Z

Jumat, 18 September 2026 - 16:02 WIB

Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah Teken Komitmen Antikorupsi

Berita Terbaru