Bandung-Mediadelegasi: Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menegaskan aksi pencopotan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Rojab Asy Ari merupakan tindakan pribadi. Tidak ada instruksi dari partai, baik di tingkat DPC, DPD, maupun DPP terkait hal tersebut.
“Itu personal ya, mungkin bukan hanya Pak Rojab tapi seluruh rakyat mengamati dinamika yang terjadi pasca putusan MK. Jadi saya rasa itu terkait perasaan personal saja,” ujar Ono, Jumat (9/10/2026).
Ono menjelaskan PDIP secara kelembagaan belum mengeluarkan sikap resmi terkait putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat pendidikan Gibran. Aksi Rojab dinilai merupakan respons pribadi atas putusan tersebut dan tidak dapat dikaitkan dengan kebijakan atau arahan partai.
Sikap pribadi kader patut dihormati selama tidak menyangkut nama, kebijakan, maupun program resmi partai. Namun apabila berkaitan dengan kelembagaan, setiap kader wajib mengikuti mekanisme dan keputusan yang telah ditetapkan bersama.
Sebelumnya, aksi pencopotan foto Gibran oleh Rojab viral di media sosial pasca putusan MK yang menyatakan tidak menemukan bukti dokumen ijazah setara SMA milik Gibran. Tindakan tersebut memicu beragam reaksi pro dan kontra di tengah masyarakat.
Ono menegaskan partai tidak memiliki kepentingan untuk memperpanjang polemik ini. Setiap kader bebas memiliki pandangan pribadi, namun sikap resmi PDIP akan disampaikan melalui saluran yang ditetapkan partai apabila dipandang perlu. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan







