BAMUSI Sumut Gelar Ngaji Kebangsaan, Kupas Islam dan Pancasila

Pengurus Bamusi Sumut photo bareng usai gelar Ngaji Kebangsaan
Pengurus Bamusi Sumut photo bareng usai gelar Ngaji Kebangsaan

Dipaparkan Dadang, menurut Buya Hamka : KYME Urat Tunggang Pancasila. Pada tahun 1951, Buya Hamka menulis sebuah buku kecil berjudul Urat Tunggang Pancasila, di buku ini beliau berpendapat bahwa urat tunggang Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, yang tidak lain ialah ajaran Tauhid di dalam Islam.

Jadi menurutnya, apabila seseorang telah bertauhid, maka ia pasti mengamalkan sila pertama, dengan otomatisnya dia juga mengamalkan sila kedua dan seterusnya hingga kelima. Bahkan Buya Hamka menuliskan. “Pancasila sebagai filsafat negara Indonesia akan hidup dengan suburnya dan dapat terjamin sekiranya kaum muslimin sungguh-sungguh memahamkan agamanya sehingga agama menjadi pandangan dan mempengaruhi seluruh langkah hidupnya”.

Sementara pandangan Bung Karno Konsepsi ketuhanan bukan sekadar pelengkap yang baru datang tiba-tiba pada tanggal 1 juni 1945.

Dadang menambahkan jika kita lihat dalam sejarah pemikiran Bung Karno, akan ditemukan bahwa Bung karno sudah sejak lama mendalami dan memahami soal ketuhanan ini. Dalam menggambarkan tentang jati dirinya, Bung Karno memberi penegasan soal ketuhanan.

Dalam Buku Sarinah, dicukilkan “Dalam cita-cita politiku, aku ini seorang nasionalis, dalam cita cita sosialku aku ini sosialis, di dalam cita-cita sukmaku aku ini sama sekali theis. Sama sekali percaya kepada Tuhan, sama sekali mengabdi kepada Tuhan”.

“Pada malam menjelang 1 Juni 1945, ia bertafakur, menjelajahi lapis demi lapis lintasan sejarah bangsa, menangkap semangat yang bergelora dalam jiwa rakyat, dan akhirnya menengadahkan tangan meminta petunjuk kepada Allah SWT agar diberi jawaban yang tepat atas pernyataan tentang dasar negara yang hendak dipergunakan untuk meletakkan negara Indonesia merdeka diatasnya,” jelas Dadang.

Acara tersebut dibawakan oleh Ismail Marzuki selaku Sekretaris BAMUSI Sumut, doa dibacakan oleh H. Syarifuddin Pasaribu, MA dan dihadiri oleh segenap pengurus BAMUSI Sumut. D|Rel.

Pos terkait