Menurut Indri, ciri-ciri stres dapat dikenali seperti mudah marah atau tersinggung, sulit konsentrasi, sakit kepala atau sakit perut, gangguan tidur, dan merasa lelah terus-menerus.
Sedangkan ciri-ciri cemas seperti jantung berdebar cepat, sulit bernapas, pikiran negatif berulang, takut gagal atau dinilai orang lain, dan menghindari situasi tertentu.
Indri Kemala kemudian berbagi tips bagaimana mengelola stres dan cemas dengan cara relaksasi, tidur cukup, olahraga, mengurangi overthinking, dan mengatur waktu belajar.
“Saat stres dan cemas tidak juga hilang, maka boleh mencari bantuan ke orang tua, guru BK, dan psikolog,” ujarnya.
Seminar ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi para remaja untuk menjaga kesehatan mental mereka, serta membantu mereka menghadapi berbagai tantangan yang ada dengan lebih baik.D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






