Estafet Kepemimpinan, Cita-Cita Pembangunan Unika Santo Thomas

Estafet Kepemimpinan, Cita-Cita Pembangunan Unika Santo Thomas
Sejumlah pejabat di Tingkat Fakultas berfoto bersama Rektor Unika Santo Thomas Prof Dr Maidin Gultom SH MHum, Ketua Yayasan Santo Thomas Anton Tampubolon, Wakil Rektor IV Godlif Sianipar, Wakil Rektor II, Romasi Lumban Gaol, Kabiro Oslan J Simbolon, Pastor Aaron T. Waruwu OSC dan Pastor Paroki Tanjung Selamat Medan. Foto: Ist

Medan-Mediadelegasi: Ketua Yayasan Santo Thomas Anton Tampubolon mengatakan, estafet kepemimpinan dalam suatu organisasi termasuk lembaga Perguruan Tinggi adalah meneruskan cita-cita pembangunan berkelanjutan yang telah diamanatkan oleh para pendahulu.

Anton Tampubolon menyampaikan hal tersebut, dalam sambutan pada pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah pejabat di tingkat Fakultas di Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Medan, Jumat (1/9), lalu di kampus Jl Setia Budi Medan itu.

Menjadi hal terpenting, lanjut Anton, implementasi Teori Manajemen SDM di lingkungan kampus dan penguatan Faktor Utama dalalam penyelenggaraan Visi dan Misi Organisasi di Unika Santo Thomas medan. 

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kondisi Unika Santo Thomas pada saat ini sangat baik dengan dilakukan berbagai kerjasama antar lembaga seperti yang dilakukan penandatanganan kerjasama MoU dan MoA dengan Pemkab Nias Barat dan BRIN.  

“Kiranya Unika Santo Thomas nantinya menjadi universitas yang terkemuka dan berkibar di Indonesia,” harapnya.

Sedangkan Rektor Unika Santo Thomas Medan Prof Dr Maidin Gultom, SH MHum mengatakan, semua patut menyadari bahwa tugas-tugas kepemimpinan di tingkat fakultas, program studi dan lembaga memiliki peran yang sangat penting dalam mengarahkan dan mengembangkan pendidikan tinggi yang berkualitas serta berperan dalam pembentukan karakter dan kemampuan para mahasiswa.

Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi juga momen yang sarat akan tanggung jawab dan harapan.

Pos terkait