Evaluasi Pascakecelakaan Angkutan Umum dan Insiden KMP Ihan Batak

Evaluasi Pascakecelakaan Angkutan Umum dan Insiden KMP Ihan Batak
Plt Kadis Perhubungan Samosir Sardo Sirumapea memberikan arahan dan petunjuk tata laksana layanan publik. Foto: D|Ist

BACA JUGA: Polres Samosir Selidiki Jatuhnya Avanza ke Danau Toba

Sardo mengatakan, dalam sosialisasi tersebut diharapkan dapat menambah wawasan terhadap pelayanan dan keselamatan angkutan. Juga agar meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait aspek keselamatan angkutan.

Dia berharap langkah ini dapat menurunkan angka kecelakaan. Dan meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran angkutan sungai danau dan penyeberangan, serta keselamatan di jalan raya.

Bacaan Lainnya

Dalam sosialisasi ini, diminta agar seluruh kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba memenuhi aspek-aspek keselamatan dan keamanan pelayaran sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Selain itu, pemilik kapal juga harus selalu merawat kapalnya, terutama mengecek mesin kapal sebelum berlayar, menyediakan stok bahan bakar di dalam kapal dan para nakhoda diminta agar selalu berkoordinasi dengan petugas di pelabuhan, baik sebelum berlayar maupun sesudah sandar.

Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH menambahkan, untuk mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran merupakan tanggung jawab semua pihak. Oleh karena itu, budaya penggunaan alat keselamatan pelayaran di atas kapal sangatlah penting.

“Mengingat baru-baru ini terjadi insiden KMP Ihan Batak yang berimbas pada timbulnya korban jiwa dan kerugian harta benda, diminta kesadaran pemilik kapal akan kewajibannya melengkapi kapal-kapal mereka dengan alat-alat keselamatan pelayaran,” tukas Josua. D|Med-24|Rel

Pos terkait