“Jadi kalau trus dilintasi mobil sarat muatan, tak lama pasti berlubang. Bukannya kami melarang untuk dilewati, tapi semua harus ada kapasitasnya. Kalau mobil yang kecil ya gak masalah,” kata mereka.
Menurut mereka, jalan itu harus terus mereka rawat. Karena jika dibiarkan, jalan ini akan rusak parah. ”Walau kami warga kabupaten Sergai tapi kan tetanggan sama Batubara, gak salah kami juga memohon kepada pemerintah pusat kiranya Titi Pagurawan segera diperbaiki,” ungkap mereka.
Dikatakan, hingga saat ini para pengendara tetap kesulitan melintasi jembatan darurat itu. “Kebanyakan takut melintasi jembatan itu harus keiling mencari jalan alternative lewat desa mereka,” kata warga itu. D|Bab-49