Solo-Mediadelegasi : Presiden Joko Widodo akhirnya buka suara terkait penangkapan salah satu tokoh relawannya, Immanuel Ebenezer yang juga dikenal dengan nama Noel dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Noel, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja pada pertengahan pekan ini.
Menanggapi kejadian tersebut, Jokowi menyatakan apresiasinya terhadap kinerja KPK dan menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Saya sangat mengapresiasi kerja baik dari KPK dan kita semua harus menghormati proses hukum yang ada,” ujar Jokowi kepada wartawan di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/8).
Noel dikenal luas sebagai tokoh relawan yang kerap membela Jokowi dalam berbagai kesempatan politik. Kedekatannya dengan lingkaran kekuasaan membuat penangkapannya menjadi sorotan publik.
Jokowi tidak berkomentar banyak saat ditanya mengenai beberapa kalangan mengaitkan penangkapan relawan Jokowi Mania (Joman) itu dengan posisi politik keluarga Solo.
“Benar”, Jawabnya singkat.
Jokowi menyarankan agar Noel mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku. “Ya ikuti proses hukum yang ada,” tegasnya.
Sebelumnya, KPK menangkap Noel terkait dugaan kasus pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan melalui OTT. Kasus ini diduga melibatkan tindak pidana pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan pengurusan sertifikasi K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).
“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” ungkap salah satu pimpinan KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi pada Kamis (21/8).
Penangkapan Noel ini menjadi pukulan telak bagi citra pemerintahan Jokowi, yang selama ini berusaha keras memberantas korupsi. Reaksi cepat dan tegas dari Jokowi diharapkan dapat meredam spekulasi negatif dan menjaga kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam penegakan hukum. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






