Julheri Sinaga Optimis Polisi Segera Bekuk Penembak Jurnalis Marsal Harahap

Julheri Sinaga Optimis Polisi Segera Bekuk Penembak Marsal Harahap
Dirreskrimum Polda Sumut bersama Polres Siantar saat melakukan olah TKP penembakan Marsal, Sabtu. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Advokat Penasihat Hukum sejumlah media di Kota Medan Julheri Sinaga SH menaruh optimis, dalam waktu singkat dapat membekuk pelaku penembakan menyebabkan tewasnya sang jurnalis Mara Salem (Marsal) Harahap.

“Kalau wartawan yang terbunuh, atau teraniaya sebenarnya tidak jauh dari lingkup yang tengah gencar diberitakannya. Polisi mempunyai cara-cara jitu yang disekolahkan dalam melakukan penyelidikan,” ujar Julheri Sinaga kepada Mediadelegasi, Sabtu (19/6), malam di Medan.

Julheri Sinaga yang juga putra daerah Simalungun ini menyebutkan sangat menyayangkan tindakan barbar itu bisa terjadi di Negara Pancasila ini.

Bacaan Lainnya

Terlebih, katanya, dalam kurun waktu sebulan ini ada tiga kali peristiwa barbar terhadap jurnalis. “Kerap terjadi tindak pidana terhadap wartawan,” katanya seraya mengingatkan peristiwa pembakaran rumah orangtua wartawan di Binjai pekan lalu.

Menurutnya, semua pihak khususnya keluarga korban dan keluarga besar media di Sumatera Utara agar sabar menunggu kinerja polisi. “Kita serahkan kepada polisi, dalam waktu dekat menguak tabir aksi keji yang menyebabkan hilangnya nyawa Marsal Harahap.

Apalagi, katanya, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menegaskan akan mengusut tuntas kasus penembakan seorang jurnalis di Kabupaten Simalungun itu.

Teror dan kekerasan terhadap insan pers kian menjadi-jadi di negeri ini. Terlebih di Sumatera Utara. “Main hakim sendiri, bahkan ala Cowboy seakan tidak lagi memperdulikan hukum. Dalam konteks keberatan terhadap pemberitaan media dapat digunakan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ada juga UU ITE dapat digunakan bagi objek pemberitaan yang keberatan,” paparnya.

Menurutnya, menyimak kondisi sangat rawan di Negara yang menjadikan hukum sebagai panglima ini insan pers tetap harus tegar. “Jangan menyerah menyuarakan kebenaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan jiwa,” saran Julheri Sinaga.

Pos terkait