Simalungun-Mediadelegasi: Seorang pelajar SMK di Kabupaten Simalungun, bernama Joel Nainggolan (16) tewas usai tertabrak kereta api, di perlintasan KA Km 38+8/9, Lingkungan V, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Senin sore, 19 Januari 2026.
Kapolsek Serbalawan, AKP Gunawan Sembiring, menjelaskan kronologi peristiwa tabrakan maut itu, terjadi pada 15.50 WIB. Dimana korban yang merupakan siswa SMK Negeri 3 Pematang Siantar berjalan menunduk di lokasi kejadian tersebut.
Baca Juga: Satu Korban Pesawat KKP ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Bulusaraung
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat itu, melintas Kereta Api Siantar Express dari Pematangsiantar ke arah Kabupaten Simalungun lalu ecelakaan itu, terjadi dan menabrak korban,” ungkap Gunawan, Selasa 20 Januari 2026.
Menerima laporan kecelakaan tersebut, Gunawan mengatakan pihaknya turun melakukan penyelidikan, olah TKP, mengumpulkan barang bukti hingga memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.
“Saat korban menyebrang saksi melihat Kereta Api Siantar Express dengan jarak kurang lebih 20 meter dari TKP dan pada saat melintas masinis telah membunyikan klakson panjang,” jelas Gunawan.
Gunawan mengungkapkan korban yang merupakan yang merupakan warga Perumahan Residance Sinaksak Blok A No 15 LK V Sinaksak Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, ke Rumah Sakit (RS) Efarina Pematangsiantar.
Gunawan mengatakan karena kondisi korban cukup parah dengan mengalami luka-luka berat di bagian kepala, tangan hingga kaki korban ini, nyawa Joel Nainggolan tidak tertolongkan lagi dan meninggal dunia di RS Efarina.
“Korban dibawa ke RS Efarina Pematang Siantar dan selanjutnya dirujuk ke RSUD dr. Djasamen Saragih Pematang Siantar, untuk dilakukan visum etrepertum guna kepentingan proses lebih lanjut,” ucap Gunawan.
Gunawan mengatakan bahwa korban selalu melintasi rel kereta api pergi dan pulang sekolah. Namun, berdasarkan keterangan saksi, Joel Nainggolan berjalan menunduk berjalan mengarah kereta api yang melaju di lokasi kejadian.
“Saat itu korban berjalan menunduk dan berhadapan arah dengan kereta api. Saksi sempat berteriak memanggil korban, namun tidak dihiraukan, sehingga korban langsung tertemper kereta api dan terpental,” kata Gunawan.D|Red












