Viral Emak-emak Belawan Ngamuk! Gerebek Dugaan Lokasi Judi, Minta Langsung Ditutup

Senin, 9 Februari 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist.

Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sebuah video yang memperlihatkan aksi protes heroik sejumlah emak-emak terhadap dugaan lokasi perjudian di kawasan Lorong Gereja, Belawan, mendadak viral di media sosial. Video yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Sarah Hasibuan ini langsung memicu perbincangan hangat dan keprihatinan di kalangan warga Belawan.

Emak-Emak Belawan Geram: Judi Dingdong Bikin Keluarga Sengsara

Dalam rekaman amatir tersebut, terlihat jelas bagaimana para ibu dengan berani mendatangi sebuah bangunan yang diduga kuat menjadi tempat aktivitas permainan ketangkasan yang disinyalir berbau perjudian. Dengan suara lantang, mereka menyampaikan keberatan atas aktivitas yang dianggap sangat meresahkan dan berdampak buruk bagi lingkungan serta keharmonisan keluarga.

“Tutup ini sekarang! Jangan sampai ada lagi yang jadi korban. Ada ibu sampai jual tanah gara-gara anaknya kecanduan main dingdong,” teriak seorang perempuan dalam video tersebut, menggambarkan betapa seriusnya dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat akibat keberadaan tempat tersebut.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut: Terima Kasih Telah Menjaga Kemananan

Tidak hanya itu, para warga yang didominasi oleh kaum ibu ini juga berusaha untuk berbicara langsung dengan pihak yang bertanggung jawab atas operasional tempat yang diduga sebagai sarang judi itu. Mereka ingin mendapatkan penjelasan dan kepastian bahwa aktivitas tersebut akan segera dihentikan. Namun, seorang pria yang berada di lokasi hanya meminta agar persoalan tersebut dibicarakan keesokan harinya.

“Besok saja kita omongi, Bu,” ujar pria tersebut, mencoba meredam emosi warga dan menunda penyelesaian masalah.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/11-juta-hilang-dari-bpjs-transisi-jadi-obat-penenang

Sontak, permintaan tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh para ibu yang sudah geram dengan keberadaan tempat tersebut. Mereka bersikeras agar tempat itu ditutup saat itu juga, tanpa ada penundaan lagi.

“Kami mau sekarang! Tutup sekarang juga! Jangan tunggu sampai ada korban lainnya,” sahut seorang ibu dengan nada tegas dan penuh amarah, menunjukkan betapa kuatnya tekad mereka untuk memberantas segala bentuk perjudian di lingkungan mereka.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian atau pemerintah setempat mengenai apakah lokasi yang diprotes tersebut benar-benar digunakan untuk praktik perjudian atau tidak. Namun, desakan dari masyarakat semakin kuat agar aparat terkait segera bertindak cepat dan tegas untuk menindaklanjuti laporan ini.

BACA JUGA:  Azwir Agus & Hermansyah Deklarasi Balon Ketua dan Sekretaris Peradi Kota Medan

Warga berharap agar aparat kepolisian dan pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan nyata untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekitar. Mereka juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di wilayah Belawan.

Aksi heroik para ibu ini menjadi simbol perlawanan masyarakat terhadap segala bentuk penyakit sosial yang dapat merusak moral dan tatanan kehidupan bermasyarakat. Diharapkan, keberanian mereka dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta aktif dalam menjaga lingkungan dari segala bentuk kejahatan dan kemaksiatan. Apakah polisi akan segera turun tangan? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 14:27 WIB

Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi

Berita Terbaru

Kota Medan

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Sabtu, 19 Sep 2026 - 19:11 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang dalam Kasus HGB. Foto: Ist.

Nasional

KPK Temukan Petunjuk Aliran Uang Kasus HGB Bogor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB