KMDT Optimis Pariwisata Danau Toba Makin Mendunia Setelah F1 Powerboat

KMDT Optimis Pariwisata Danau Toba Makin Mendunia Setelah F1 Powerboat
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kedua kiri) beserta Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kedua kanan), Direktur Utama PT Labersa Toba Hotel HW. Hutahaean (kiri) dan Bendahara KMDT Provinsi Riau Sahat Siahaan (kanan) saat berada di Balige, Kabupaten Toba dalam rangka menyaksikan Kejuaraan Dunia F1 Powerboat, Minggu (3/3). Foto: dok-KMDT

Balige-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menyatakan optimistis kawasan wisata Danau Toba makin mendunia atau dikenal masyarakat di dunia setelah sukses menjadi arena penyelenggaraan seri Kejuaraan Dunia F1 Powerboat tahun 2023 dan 2024.

“Saya cukup yakin kawasan wisata Danau Toba semakin dikenal masyarakat dunia dan ramai dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara setelah dua kali berturut-turut sukses menjadi tempat penyelenggaraan F1 Powerboat tahun 2023 dan 2024,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung kepada Mediadelegasi di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis (7/3).

Dia mengatakan, keyakinan itu setelah banyak wisatawan luar negeri maupun peserta F1 Powerboat mengagumi keindahan dan panorama alam danau vulkanik terluas di dunia itu.

Bacaan Lainnya

Diakuinya, penyelenggaraan event internasional F1 Powerboat di Danau Toba merupakan bagian dari komitmen Pemerintah dan keinginan Presiden Jokowi agar salah satu ikon pariwisata Indonesia tersebut dipromosikan secara besar-besaran ke seluruh penjuru dunia agar semakin banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana.

“Kesuksesan F1 Powerboat ikut memberikan dampak yang positif untuk pariwisata Danau Toba, pelaku UMKM dan juga ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Selama penyelenggaraan F1 Powerboat Danau Toba yang diikuti sekitar 17 pembalap dari 11 negara pada 2-3 Maret 2024 lalu, lanjutnya, kejuaraan olahraga air berskala internasional itu ternyata mampu menyedot pengunjung hingga mencapai 70 ribu orang lebih.

Lebih lanjut Edison mengutarakan bahwa pesona alami Danau Toba dan keberagaman budaya Batak sangat potensial untuk dipromosikan ke wisatawan global sehingga wisatawan mancanegara akan semakin banyak yang berkunjung ke salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia itu.

“Saat ini infrastruktur di sekitar Danau Toba sudah bagus. Namun demikian, pembenahan hingga kini terus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Tidak hanya itu, di kawasan Danau Toba juga sudah ada hotel bintang lima, salah satunya Labersa Toba Hotel di Balige,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara dalam mewujudkan percepatan pembangunan sektor pariwisata Danau Toba.

“KMDT juga mengapresiasi program-program pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang hingga kini fokus mengembangkan berbagai destinasi wisata dan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba yang berada di tujuh kabupaten di Sumatera Utara,” ucap mantan Ketua DPP KNPI era tahun 990-an itu.

 

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Hassanudin mengatakan kesuksesan kejuaraan F1 Powerboat 2024 dapat menjadi promosi wisata berkelanjutan.

“Lancarnya kegiatan ini akan memberikan kesan yang baik bagi pengunjung atau wisatawan yang datang. Hal itu tentunya bisa menjadi promosi wisata Sumut berkelanjutan,” ujar Hasaanudin usai menyerahkan piala untuk juara F1 Powerboat di Balige, Minggu (3/3).

Promosi wisata berkelanjutan, menurutnya, sangat diperlukan bagi keberlangsungan pariwisata di satu daerah. Karena itu, dia mengharapkan destinasi wisata tidak hanya ramai saat ada ajang saja melainkan sepanjang tahun.

“Kita berharap dengan kesan baik yang diberikan saat event berlangsung, wisatawan pastilah akan balik lagi, ini yang kita kejar dari event-event ini, sehingga wisatawan tidak akan surut,” ujarnya. D|Red