Lebih Dahsyat Ketimbang Kasus Corona, di Dairi 298 Orang Tergigit Anjing dan Kucing

Kamis, 20 Agustus 2020 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Herlina Sipayung dan Miduk Simamora. Foto:D|dairi|ginting

Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Herlina Sipayung dan Miduk Simamora. Foto:D|dairi|ginting

Dairi-Mediadelegasi: Sepertinya bagi masyarakat Dairi, Sumatera Utara, ancaman kasus rabies jauh lebih dahsyat ketimbang kasus Covid-19 alias Corona. Pasalnya, dalam kurun waktu tujuh bulan, 298 kasus tergigit binatang (anjing) termasuk dalam bagian kecil tergigit kucing.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian dari pemilik ternak agar segera menyuntikkan vaksin rabies kepada hewan peliharaannya demi keselamatan bersama.

Data informasi yang diperoleh Mediadelegasi dari Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi Dr Hardi Gurning melalui Kasi Penyakit Menular Herlina Sipayung dan Miduk Simamora , Kamis (20/8), di ruang kerjanya menjelaskan ada 298 kasus warga tergigit binatang.

Dari 18 Puskesmas di Dairi, kasus tergigit anjing terdata setiap bulannya termasuk mengkhawatirkan. Bagimana tidak, pada bulan Januari ada 28 kasus, Februari 45 kasus, Maret 26 kasus, April 49 kasus, Mei 28 kasus, Juni 56 kasus, Juli ada 66 kasus sementara untuk bulan Agustus masih dalam pendataan. “Total sementara hingga bulan Juli 2020 berjumlah 298, 13 di dalamnya termasuk kasus tergigit kucing,” jelas Herlina.

BACA JUGA:  Tiga Tewas dan Dua Hilang Longsor di Karo

Lebih lanjut Herlina mengimbau agar kepada pemilik peliharaan anjing khususnya agar menyuntikkan vaksin rabies hewan peliharaannya minimal 6 bulan sekali agar tidak membuat keresahan.

Karena menurutnya, jika ada orang tergigit anjing atau hewan peliharaan lainnya seperti kucing maupun monyet yang tidak disuntik rabies bisa membahayakan nyawa orang lain.

“Apabila tergigit hewan yang dimaksud. Untuk lebih amannya, korban mesti disuntik vaksin rabies secara medis jangka waktunya paling lama 2×24 jam,” jelasnya.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, kata Herlina,  siap memberikan suntikan vaksin rabies secara gratis tanpa dikutip bayaran sama sekali dan obat vaksin masih ada tersedia untuk menyelamatkan nyawa korban, sepanjang pihak keluarganya mau membawa berobat ke Puskesmas maupun ke Dinas Kesehatan Dairi. D|Dai-76

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara Minta Bagian Umum Setda Dairi Buka Laporan Kegiatan dan Keuangan, Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran
Pastikan Pelayanan Optimal, Pemkab Dairi Tunjuk 3 Pelaksana Tugas Kepala Sekolah
​Gerak Cepat, Camat Sumbul Pimpin Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur Desa Pegagan Julu V
​Menteri Wihaji Perkuat Sinergi Penurunan Stunting Bersama 800 Kader di Dairi
​Akses Jalan Desa Alur Subur Kembali Normal Berkat Respons Cepat BPBD Dairi
Pelantikan dan Pengukuhan DPC Tiara Kusuma Kabupaten Dairi Periode 2026-2030
Jatagena Pegagan Hilir Bergerak, Warga Simanduma Gotong Royong Perbaiki Jalan
Bupati Dairi Tegaskan Sinergi Pembangunan di Musrenbang RKPD Sumut 2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WIB

Aliansi Pemuda Millenial Sumatera Utara Minta Bagian Umum Setda Dairi Buka Laporan Kegiatan dan Keuangan, Soroti Dugaan Pemborosan Anggaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:10 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Pemkab Dairi Tunjuk 3 Pelaksana Tugas Kepala Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:46 WIB

​Gerak Cepat, Camat Sumbul Pimpin Gotong Royong Perbaiki Infrastruktur Desa Pegagan Julu V

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:39 WIB

​Menteri Wihaji Perkuat Sinergi Penurunan Stunting Bersama 800 Kader di Dairi

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:31 WIB

​Akses Jalan Desa Alur Subur Kembali Normal Berkat Respons Cepat BPBD Dairi

Berita Terbaru