Di hadapan Porkot, Rahmad mengaku hanya kepala Dusun bernama Erwin yang pernah memberi bantuan, itupun secara pribadi kepadanya berupa beras, mie instan, telur dan garam. Bahkan juga pernah diantarkan satu goni beras olehnya.
“Sejak sakit, saya tidak pernah bekerja lagi kerja, dan untuk menutupi kebutuhan kami adalah istri saya dengan menderes rambung, dia ambil upahan,” sebutnya.
Ketua DPC AWNI Labusel, Porkot Pulungan mengatakan kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan menyampaikan permasalahan ini kepada pemerintah atau Dinas Sosial agar melakukan peninjauan untuk mendata para orang tidak mampu.
“Kita sangat prihatin melihat keadaan Bapak Rahmad Dani Rambe tersebut,” kata Porkot. D/Lbs-24