Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasikan Gerakan Mandiri

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konfresi Pers pra deklarasi Partai Gema Bangsa Di Jakarta. (Foto:Ist)

Konfresi Pers pra deklarasi Partai Gema Bangsa Di Jakarta. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Dinamika politik Indonesia kedatangan kekuatan baru dengan diumumkannya deklarasi resmi Partai Gema Bangsa. Partai ini memposisikan diri sebagai wadah perjuangan politik yang berkomitmen menjunjung tinggi nilai integritas, keadilan sosial, serta kemajuan bangsa bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam konferensi pers pradeklarasi yang digelar di Jakarta pada Jumat, Ketua Panitia Deklarasi, Joko Nugroho, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni. Deklarasi tersebut merupakan simbol dimulainya Gerakan Mandiri Bangsa untuk mewujudkan kedaulatan penuh di berbagai lini kehidupan.

Joko menjelaskan bahwa Gerakan Mandiri Bangsa bertujuan agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam pengambilan keputusan politik. Selain itu, gerakan ini menyasar kemandirian dalam sektor ekonomi dan pembangunan nasional tanpa ketergantungan yang berlebihan pada pihak luar.

Kegiatan deklarasi akbar Partai Gema Bangsa sendiri dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (17/1). Acara ini menjadi tonggak sejarah bagi partai untuk mempertegas eksistensinya di panggung politik nasional setelah melewati proses persiapan yang panjang.

Partai Gema Bangsa Umumkan Dimulainya Gerakan Mandiri

Menariknya, tanggal deklarasi ini bertepatan dengan satu tahun perjalanan Partai Gema Bangsa sejak pertama kali dicanangkan oleh para pendiri dan inisiator pada 17 Januari 2025. Selama setahun terakhir, partai fokus membangun fondasi internal yang kokoh.

BACA JUGA:  KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto, Kasus Suap Rejang Lebong Melebar

Hingga saat ini, Partai Gema Bangsa telah berhasil membentuk struktur kelembagaan secara penuh di seluruh penjuru tanah air. Infrastruktur partai kini mencakup 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota.

Dengan struktur yang telah lengkap, jajaran partai menyatakan kesiapan penuh untuk berkiprah dalam dinamika politik nasional. Sebagai kompas perjuangan, partai menetapkan tiga visi utama yang menjadi panduan gerak mereka, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/praktikum-dakwah-uinsu-digelar-di-rutan-kabanjahe/

Visi Indonesia Mandiri diartikan sebagai upaya mewujudkan bangsa yang mampu mengelola sumber daya alamnya secara mandiri. Fokus utama dari visi ini adalah menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat dari setiap kebijakan negara yang diambil oleh pemerintah.

Secara lebih spesifik, kemandirian ini mencakup sektor ekonomi di mana petani, nelayan, dan pelaku UMKM harus memiliki kedaulatan atas sumber penghidupan mereka. Partai Gema Bangsa ingin memastikan kebijakan nasional benar-benar berpihak pada pasar domestik dan kesejahteraan rakyat kecil.

BACA JUGA:  Bahas Stimulus dan Insentif, Menperin dan Menkeu Sepakat Perkuat Sektor Manufaktur

Sementara itu, visi Desentralisasi Politik menggarisbawahi pentingnya membangun demokrasi yang tidak sentralistik dan elitis. Partai meyakini bahwa demokrasi yang kuat harus bersifat egaliter dan inklusif, dengan memberikan kewenangan lebih besar kepada pimpinan partai di daerah.

Visi ketiga, yakni Indonesia Reborn, merupakan komitmen untuk melakukan pembaruan total pada tata kelola politik nasional. Partai Gema Bangsa bertekad meninggalkan pola-pola lama yang tidak lagi relevan dan menggantinya dengan politik yang bermoral serta kekuasaan yang bersifat melayani.

Acara deklarasi ini dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat, perwakilan daerah dari seluruh Indonesia, hingga tokoh publik dan akademisi. Dengan semangat pembaruan ini, Partai Gema Bangsa menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan demokrasi dan kehidupan berbangsa di Indonesia.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar
Sikap Parpol Pasca Putusan MK: Dari Imbau Hentikan Polemik Hingga Usul Pansus Pemakzulan
Pengacara: Jokowi Hadir ke Sidang Dokter Tifa Demi Hormati Pengadilan & Bela Nama Baik
Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK
COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara
Gempa M 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Mesuji Bongkar Gudang Rokok Ilegal 118.400 Batang, Tersangka Diamankan
Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Sikap Parpol Pasca Putusan MK: Dari Imbau Hentikan Polemik Hingga Usul Pansus Pemakzulan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Pengacara: Jokowi Hadir ke Sidang Dokter Tifa Demi Hormati Pengadilan & Bela Nama Baik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:10 WIB

COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara

Berita Terbaru