Foto: D|Ist
Samosir-Mediadelegasi: Bupati Samosir, Rapidin Simbolon mengatakan, sejak ditetapkannya siaga darurat, Pemkab Samosir telah lakukan upaya intensif untuk memutus rantai wabah Covid-19.
“Saya berterima kasih kepada seluruh warga Samosir, mari kita bersama-sama dan bergotong royong mengatasi wabah Covid-19,” kata Rapidin Simbolon pada konferensi pers, Jumat (3/4).
Menurut Rapidin pihaknya tergabung dalam Gugus Tugas telah melakukan beberapa hal. Pertama, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara berkala melakukan survei ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di sentra kegiatan ekonomi di seluruh kecamatan.
“Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan Sembako terpenuhi dengan harga yang stabil selama siaga darurat. Survei ini dilakukan langsung ke lapangan dengan menerjunkan petugas terkait,” katanya.
Dikatakan, data yang diperoleh digunakan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi atas kelangkaan Sembako dan gejolak harga melalui kordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk pengendalian pasar.
Kedua, bekerja sama dengan TNI/Polri, melakukan penyemprotan disinfektan secara berjenjang melalui kordinasi dari kecamatan hingga ke desa di tempat fasilitas umum dan rumah-rumah warga.
“Tindakan ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai wabah Covid-19. Di samping itu, Pemkab Samosir menyemprot kenderaan dan kapal (bagian luar dan dalam) yang masuk ke wilayah Samosir sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan,” paparnya.