Solusi yang ditawarkan pihak petugas loket PT Intra itu, kata Armansah sangat tidak realistis karena di dalam rombongan keluarganya yang akan mudik terdapat balita dan lanjut usia (lansia).
“Apa mungkin anakku yang masih balita dan orangtuaku duduk di bangku tempel. Kami sebagai calon penumpang kecewa mendapat pelayanan seperti ini,” ujarnya.
Akibat manajemen penjualan tiket yang dinilai tidak profesional tersebut, Armansah beserta lima orang anggota keluarganya terpaksa gagal mudik dalam rangka libur Tahun Baru 2023.
Sebab, ia mengaku tidak punya alternatif lain untuk menggunakan moda transportasi umum lain karena hingga saat ini hanya perusahaan bus Intra yang satu-satunya melayani rute Pematang Siantar-Perawang. D|Ds-25