Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat negara dalam upaya menyusun ulang jajaran pimpinan pemerintahan. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026), dengan Presiden langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan kepada para pejabat yang baru ditunjuk.
Langkah ini merupakan penyusunan ulang kabinet ketujuh sejak pemerintahan Kabinet Merah Putih menjabat. Keputusan ini tertuang dalam empat surat Keputusan Presiden yang mengatur pergantian jabatan di lingkungan kementerian, lembaga negara, hingga pimpinan kepolisian.
Keempat Keppres tersebut meliputi Nomor 104P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri, Nomor 105P Tahun 2026 tentang Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional, serta dua keputusan lainnya terkait Ombudsman dan wakil pimpinan lembaga pengawasan maupun badan pengelola wilayah.
Secara keseluruhan, terdapat 18 nama pejabat yang dilantik pada kesempatan ini. Pergantian menyentuh posisi-posisi strategis, mulai dari Menteri Koordinator, menteri sektoral, wakil menteri, Kapolri, Wakapolri, hingga pimpinan lembaga negara yang memiliki fungsi pengawasan dan pengelolaan kebijakan nasional.
Salah satu nama yang paling banyak disorot adalah Bahlil Lahadalia, yang diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Ia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, kini diberi amanah memimpin kementerian koordinator yang mengawasi hilirisasi serta peralihan sistem energi nasional.
Perubahan besar lainnya terjadi di Kementerian Luar Negeri. Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini dipindahkan untuk menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Jabatan Menteri Luar Negeri kemudian diserahkan kepada Arrmanatha Nasir.
Jenderal Komjen Pol Suyudi Ario Seto secara resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia yang baru, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pergantian ini tertuang dalam Keppres Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026, sekaligus mengangkat Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kapolri.
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri kini ditunjuk dan dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Langkah ini menempatkan sosok berpengalaman di bidang keamanan dan kepemimpinan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kepresidenan sehari-hari.
Sejumlah nama lain yang masuk dalam daftar pelantikan antara lain Dudung Abdurahman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan, M Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, serta Dedi Prasetyo yang dipercaya memegang pimpinan Badan Reforma Agraria Nasional.
Posisi wakil menteri juga mengalami penyegaran, di antaranya Drajad Hari Wibowo sebagai Wamenko Perekonomian, Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan, serta Muhammad Saleh Mustafa dan Irwan Meilano di posisi Wakil Menteri Pertanian dan Kelautan-Perikanan.
Penyegaran pimpinan lembaga pengawasan dilakukan dengan melantik Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman, Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman, Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala BPKP, serta Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Seluruh pergantian ini diharapkan memperkuat sinergi antarlembaga, mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional, serta menjaga stabilitas pemerintahan. Para pejabat yang baru dilantik segera menjalankan tugas dan amanah untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan







