Tarawih di Tapteng, Bobby Beri Semangat Warga

Tarawih
Gubernur Sumut, Bobby Nasution melaksanakan Salat Tarawih Perdana di Masjid Al Huda, Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu Malam (18/2/2026). Lokasi ini kembali terdampak banjir akibat hujan deras pada 16 Februari lalu. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi:  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memilih Masjid Al-Huda, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sebagai lokasi Salat Tarawih perdananya di bulan Ramadan 2026. Momen ini menjadi simbol kepedulian dan dukungan bagi masyarakat yang tengah dilanda duka akibat bencana banjir bandang.

Tarawih di Tengah Duka: Semangat Tak Padam di Hutanabolon

Pelaksanaan Salat Tarawih pada Rabu (18/2/2026) malam itu terasa berbeda, karena berada di Desa Hutanabolon, sebuah kawasan yang terdampak banjir bandang cukup parah. Bencana yang terjadi pada 16 Februari 2026 ini merupakan kejadian berulang yang menimpa desa tersebut, menambah beban penderitaan warga.

Ratusan warga muslim, petugas kebencanaan, serta aparat TNI/Polri turut serta melaksanakan Tarawih perdana Ramadan 1447 H/2026 M. Semangat beribadah di bulan suci tidak surut, meski kondisi Masjid Al-Huda masih dalam tahap pembangunan. Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas dan kebersamaan di tengah musibah.

Bacaan Lainnya

Usai melaksanakan Salat Isya dan Tarawih, Gubernur Bobby Nasution menyampaikan duka cita mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat. Ia menyadari bahwa banjir bandang ini merupakan kejadian ketiga sejak November 2025 lalu, yang semakin memperberat kondisi warga.

“Ya karena kan yang lalu kita targetkan saat Ramadan dan Idulfitri tahun ini bisa zero pengungsi. Tetapi ternyata bencana kembali terjadi dan menambah dampak yang harus kita tangani,” ujar Bobby Nasution, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi yang terjadi.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kahiyang-ayu-dukung-penuh-hari-down-syndrome-sumut-2026

Bobby juga meminta masyarakat untuk bersabar atas musibah yang terjadi berulang kali. Ia meyakinkan bahwa pemerintah terus bekerja keras memastikan upaya mitigasi bencana melalui program Rencana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana (R3P) berjalan dengan kolaborasi seluruh pihak terkait. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi masalah banjir di Tapteng.

Pos terkait