Penyuluhan Pertanian di Samosir Jadi Sorotan

Rabu, 29 September 2021 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

Samosir-Mediadelegasi: Berbagai macam keluh kesah disampaikan para petani yang tergabung dalam Serikat Tani Kabupaten Samosir (STKS) pada Hari Tani  Nasional pada Jumat 24 September Minggu lalu. Termasuk menyoroti penyuluhan pertanian yang masih kurang di Samosir.

Selain masalah Pendidikan dan Kesehatan keluahan yang paling utama dialami para petani Samosir diantaranya masalah harga pupuk bersubsidi, Alsintan, hingga masalah kurangnya penyuluhan pertanian yang dilakukan pemerintah kabupaten  Samosir melalui dinas Pertanian.

Pemerintah Kabupaten Samosir melalui PLT Kepala Dinas Pertanian Jhunellis Sinaga, menyampaikan beberapa tanggapan, Selasa kemarin.

Bantuan alat alat Pertanian atau Alsintan yang tidak tepat sasaran dan tidak dipergunakan dengan baik, Jhunellis Sinaga mengatakan akan ada sanksi.

BACA JUGA:  Arteria Mengecam Oknum Lindungi Enam Eks Kader PDI Perjuangan

“Kalau dalam hal pemberian bantuan alsintan, kita buat yang namanya fakta Integritas, trus ada berita acara serah terima, Apabila tidak dimanfaatkan akan kita tarik kembali,” ujarnya.

Dijelaskanya bahwa dinas pertanian kabupaten Samosir sudah melakukan penarikan kepada beberapa kelompok tani yang tidak mempergunakan bantuan Alsintan.

Mengenai keterbatasan sumber daya manusia (SDM) para petani di Samosir yang notabenya masih bertani dengan cara tradisional, sangat membutuhkan penyuluhan penyuluhan yang maksimal.

Akan tetapi kurangnya tenaga PPL dari dinas Pertanian, membuat para petani  di Samosir bertani apa adanya dan tidak dapat memperoleh hasil pertanian yang memuaskan.

“Terus terang PPL kita masih terbatas, dengan 128 Desa  dan 6 Kelurahan dengan jumlah PPL hanya 43 orang, itu memang belum pas, seharusnya 1 Desa satu penyuluh,” terangnya.

BACA JUGA:  Aksi Cepat Tanggap PLN Pangururan Patut Diacungkan Jempol

Kemudian tentang keluhan petani terkait harga pupuk bersubsidi yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) adalah tugas dari Dinas Koperindag untuk mengawasinya. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Berita Terbaru