Jawa Barat-Mediadelegasi: Pesta rakyat untuk memeriahkan pernikahan anak Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi Putra, dengan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina menelan korban jiwa.
Informasi yang dihimpun Mediadelegasi, tiga orang tewas yakni dua warga sipil dan satu personel kepolisian.
Korban tewas diduga karena terinjak-injak saat masuk ke pintu pendopo gedung.
Massa dari berbagai kalangan masyarakat sudah berkerumun memadati kawasan tempat diselenggarakannya Panggung Hiburan Rakyat, dan terjadi kericuhan berdesakan di gerbang utama memasuki kawasan Pendopo.
Acara pernikahan anak Gubernur Jabar dengan Wakil Bupati Garut itu memang membuka gelar griya dan menyediakan makan gratis, sehingga warga berbondong-bondong berdatangan untuk menyantap makanan.
Bupati Garut Syakur Amin membenarkan tiga orang tewas dan 26 warga lainnya yang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
“Jadi, yang kami terima laporan dari Dinas Kesehatan bahwa ada 26 orang yang menjadi korban (luka) dan 3 wafat,” kata Syakur kepada wartawan di Pendopo Garut, Jumat (18/7).
Syakur menjelaskan tiga orang yang tewas adalah Vania Aprilia (8), Dewi Jubaedah (61), dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39).
Dari hasil pemeriksaan, ketiganya diduga meninggal karena kehabisan oksigen.
“Informasi yang kami terima, itu ada beberapa yang kekurangan oksigen karena mungkin berdesak-desakan. Ada anak kecil, ibu-ibu umur 61 tahun, dan petugas yang sedang berjaga,” katanya.
Syakur mengaku sangat terpukul atas kejadian ini. Syakur juga mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat sangat tinggi.
“Untuk santunan, kami dari Pemda sudah menyiapkan yang akan diberikan kepada para korban, terutama yang meninggal,” ujarnya. D|Red






