Bappenas Tegaskan Ikut Terlibat dalam Proses Revalidasi Geopark Kaldera Toba

Kamis, 24 Juli 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Prof Jose Brilha (kanan) dan Jeon Yongmun (kiri) saat meninjau Huta atau Kampung Siallagan,  dalam rangka revalidasi atau penilaian ulang Geopark  kaldera Toba, di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu  (23/7). Foto: Miranda

Tim asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Prof Jose Brilha (kanan) dan Jeon Yongmun (kiri) saat meninjau Huta atau Kampung Siallagan, dalam rangka revalidasi atau penilaian ulang Geopark kaldera Toba, di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (23/7). Foto: Miranda

Medan-Mediadelegasi:  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyatakan ikut terlibat dalam proses revalidasi yang melibatkan dua asesor dari UNESCO di Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba, Sumatera Utara pada  21-25 Juli 2025.

“Predikat kartu hijau bagi kualitas UNESCO Global Geopark (UGGp) di Indonesia, melampaui sekadar pengakuan administratif,”  kata Direktur Sumber Daya Energi Mineral Pertambangan Bappenas Togu Santoso Pardede melalui keterangan tertulis yang dilansir Mediadelegasi Medan, Kamis (24/7).

Namun,  menurut dia  juga memiliki implikasi strategis bagi keberlanjutan taman bumi di bidang konservasi, pendidikan, dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa posisi Bappenas adalah Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) yang berperan dalam memfasilitasi dan memberikan pendampingan penyusunan dokumen revalidasi Geopark Kaldera Toba.

BACA JUGA:  Dialog Interaktif Bersama Kasubbid Penmas di Radio Suara Medan

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bappenas bekerja sama  dengan KNGI, Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, Pemerintah Daerah, Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO BGlobal Geopark Geopark, swasta dan para pemangku kepentingan.

Bappenas juga berperan dalam penyempurnaan serta penyampaian dokumen revalidasi yang disampaikan kepada Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk diteruskan kepada UNESCO.

Khusus dalam rangka menjawab empat rekomendasi yang diberikan oleh UNESCO, pihaknya telah memfasilitasi berbagai rangkaian rapat koordinasi dengan KNGI, K/L dan pemda setempat.

Togu menyayangkan belum banyak yang mengetahui keterlibatan Bappenas secara aktif dalam melindungi Geopark Kaldera Toba. D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru