Saksi Mata: Palang Pintu Tak Menutup Saat Kecelakaan Kereta Api di Prambanan

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi mobil korban kecelakaan kereta di Prambanan, Sleman. (Foto:Ist)

Kondisi mobil korban kecelakaan kereta di Prambanan, Sleman. (Foto:Ist)

Yogyakarta-Mediadelegasi : Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api di Prambanan, Kabupaten Sleman, pada Selasa (4/11/2025). Sebuah kereta api menabrak mobil dan dua sepeda motor, mengakibatkan tiga orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Menurut saksi mata, palang pintu perlintasan kereta api tidak menutup dan sirine peringatan tidak berbunyi saat kejadian berlangsung. Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

“Tadi sekitar pukul 10 telah terjadi laka kereta api yang mana korbannya adalah satu unit mobil dan dua unit sepeda motor,” ujar Kompol Dede di lokasi kejadian.

Tiga korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor. Jenazah mereka langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

“Yang meninggal dunia ada tiga orang. Semuanya adalah pengendara motor. Ada dua unit motor, yang satu (unit sepeda motor) boncengan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Indonesia Equestrian Cetak Sejarah Baru dalam Olahraga Berkuda di Yogyakarta

Sementara itu, empat orang yang mengalami luka-luka adalah sopir dan penumpang mobil, yang merupakan satu keluarga. Mereka kini dirawat di dua rumah sakit yang berbeda.

“Pengendara mobil merah masih dirawat di rumah sakit. Isinya di mobil tersebut ada empat orang, suami istri dan dua balita,” kata Kompol Dede.

“Yang suami istri dirawat di Bhayangkara dan yang balita dirawat di rumah sakit Islam PDHI,” imbuhnya.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kecelakaan dan berkoordinasi dengan PT KAI. Dugaan bahwa palang pintu perlintasan tidak menutup juga masih didalami.

“Yang pasti kita masih dalami proses apakah posisi palang nutup atau tidak, kita masih dalami,” pungkas Kompol Dede.

BACA JUGA:  MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi

Yesi, seorang saksi mata, mengatakan bahwa ia mendengar suara kereta api dari arah timur. “Dari arah timur itu kereta sudah klakson terus,” ungkapnya. Namun, ia melihat palang pintu kereta api sisi utara tidak menutup dan tidak mendengar suara sirine peringatan.

Menanggapi kejadian ini, KAI menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan akan menanggung biaya pengobatan para korban. “KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan dan berbelasungkawa atas kejadian ini. Kami akan mendampingi dan mendukung setiap proses yang dibutuhkan,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Penghubung Desa Banguncipto Putus Akibat Hujan Deras
Jogja Diserbu Wisatawan! Pemerintah Imbau Jaga Sopan Santun dan Tertib saat Liburan
MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi
Mahfud MD Sebut Tindakan Makar Harus Ditindak Secara Hukum
Golkar Buka Pelukan, Sambut Siapapun yang Ingin Bergabung, Termasuk Tokoh Besar
Viral Dugaan Kebocoran Soal ASPD Matematika SMP di Yogyakarta, Pihak Sekolah Klarifikasi
Indonesia Equestrian Cetak Sejarah Baru dalam Olahraga Berkuda di Yogyakarta
Seminar IMF 2024, Alissa Wahid: Kemenag Terus Bertransformasi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:47 WIB

Jembatan Penghubung Desa Banguncipto Putus Akibat Hujan Deras

Senin, 22 Desember 2025 - 17:28 WIB

Jogja Diserbu Wisatawan! Pemerintah Imbau Jaga Sopan Santun dan Tertib saat Liburan

Senin, 22 Desember 2025 - 12:20 WIB

MNC Insurance Dorong UMKM Go Global dengan Proteksi Asuransi

Selasa, 4 November 2025 - 18:27 WIB

Saksi Mata: Palang Pintu Tak Menutup Saat Kecelakaan Kereta Api di Prambanan

Kamis, 4 September 2025 - 18:58 WIB

Mahfud MD Sebut Tindakan Makar Harus Ditindak Secara Hukum

Berita Terbaru