Mentan Pastikan Stok Beras Aman, Siapkan 15 Ribu Ton untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu meninjau Kompleks Pergudangan Sarundik, Tapanuli Tengah, Rabu (3/12/2025). Foto: Diskominfo Sumut.

Mentan Andi Amran Sulaiman didampingi Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu meninjau Kompleks Pergudangan Sarundik, Tapanuli Tengah, Rabu (3/12/2025). Foto: Diskominfo Sumut.

Medan-Mediadelegasi: Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memastikan bahwa stok beras di Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat dalam kondisi aman. Bahkan, Mentan menyiapkan stok beras tiga kali lebih banyak dari kebutuhan normal untuk ketiga provinsi yang mengalami bencana longsor dan banjir pada akhir bulan lalu.

Sumut membutuhkan sekitar 5.000 ton beras untuk memenuhi kebutuhan di daerah-daerah yang terdampak banjir dan longsor. Namun, sebagai langkah antisipasi, Mentan menambah stok menjadi 15 ribu ton dan akan segera dikirimkan ke Sumut.

“Kami tanda tangan dengan Gubernur di lokasi, permintaannya 5 ribu ton, kami siapkan 3 kali lipatnya, kami kirim. Saudaraku sabar, pemerintah tidak akan biarkan satu orangpun kekurangan beras,” kata Andi Amran Sulaiman, di Kompleks Pergudangan Sarundik, Jalan Sibolga-Padangaidimpuan, Tapteng, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, sebanyak 600 ton beras telah tiba di Pelabuhan Sibolga, dan akan disusul pengiriman 10.000 ton beras lainnya. Amran berharap agar bantuan beras ini dapat dikirimkan dalam satu tahap untuk mempercepat penyaluran kepada masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Pendaftaran Bacaleg di KPU Sumut Dibuka 1 Mei 2023

“Sudah tiba, sudah sandar 600 ton dan kami akan kirim untuk cadangan 10.000 ton, kalau bisa satu kapal, satu tahap karena orang-orang sudah butuh,” kata Amran. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya secepat mungkin menyalurkan bantuan beras kepada para korban bencana.

Selain memastikan ketersediaan beras, Kementan juga akan memperbaiki sawah-sawah yang rusak akibat banjir dan longsor hingga siap tanam. Kementan juga akan menyiapkan bibit untuk lahan seluas 40 hektar.

Begitu juga untuk tanaman jagung, sekitar 604 hektar lahan rusak dan akan segera diperbaiki serta disiapkan bibit untuk lahan seluas 1.000 hektar. Kementan berkomitmen untuk membantu petani memulihkan lahan pertanian mereka agar dapat kembali berproduksi.

“Kami beri waktu 1 minggu untuk administrasinya, dimana patok tanahnya, kemudian kita akan perbaiki, alat beratnya kami bekerja sama dengan kontraktor lokal, Pak Bupati, Pak Gubernur tinggal tunjuk, langsung kerjakan,” terang Amran. Ia memastikan bahwa proses perbaikan lahan pertanian akan dilakukan secepat mungkin.

BACA JUGA:  Pekan Ramadan: Perkuat Kolaborasi Masyarakat Bangun Daerah

Sementara itu, terkait akses ke lokasi-lokasi bencana, Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan bahwa pihaknya terus bekerja untuk membuka akses utama distribusi. Hal ini dilakukan agar seluruh bantuan dapat masuk ke daerah-daerah yang terisolasi.

“Semuanya lagi benar-benar berupaya memperbaiki jalur-jalur utama, baik yang masuk ke Tapteng dan juga yang didalam Taptengnya, kalau masih ada tumpukan lumpur ini akan menjadi prioritas,” kata Bobby Nasution. Ia berharap agar akses ke seluruh wilayah terdampak bencana dapat segera dibuka, sehingga bantuan dapat menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman
Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus
Pemprov Sumut Genjot Reformasi Birokrasi, 6 Daerah Ikuti Penguatan SAKIP di Labura
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wagub Surya Pimpin Upacara di Medan
Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan
Terkait Pembatalan PT MIS Pemenang Tender. Ketua CAKEP Sumut Desak APH Periksa Pejabat BBPJN
Pergantian Pimpinan BPODT Jadi Momentum Koreksi Arah Pengelolaan Danau Toba
Relawan Parhobas Total Dukung Bobby Nasution: Usul Tes Urine Mendadak, Jadwal Hanya Diketahui Gubernur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:09 WIB

Hadirkan LPS di Medan, Bobby Nasution: Bangun Kepercayaan Masyarakat agar Uang Aman

Kamis, 30 April 2026 - 15:16 WIB

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Rabu, 29 April 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Sumut Genjot Reformasi Birokrasi, 6 Daerah Ikuti Penguatan SAKIP di Labura

Senin, 27 April 2026 - 14:30 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Wagub Surya Pimpin Upacara di Medan

Senin, 27 April 2026 - 13:16 WIB

Danau Toba: Antara Label Geopark dan Realita Kerusakan yang Terabaikan

Berita Terbaru