Menko PMK: 1.050 Huntara Dibangun untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pratikno: 1.050 Huntara Sudah Dibangun di Lokasi Bencana Sumatera . (Foto:Ist)

Pratikno: 1.050 Huntara Sudah Dibangun di Lokasi Bencana Sumatera . (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa sebanyak 1.050 hunian sementara (huntara) telah dibangun untuk korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Per 28 Desember 2025, huntara di tiga provinsi sudah mulai dibangun, yang masih dalam proses pembangunan maupun sebagian sudah selesai totalnya 1.050 unit. Hunian yang dibangun BNPB bersama daerah sebanyak 450 unit, sedangkan yang dibangun Danantara bersama BUMN 600 unit,” katanya dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin.

Pratikno menambahkan bahwa bencana juga menimbulkan dampak terhadap aktivitas ekonomi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

BACA JUGA:  APBD Provinsi Sumut 2022 Rp12,1 Triliun, Turun Dibanding Tahun 2021

Sebanyak 112 pasar tradisional di Aceh terdampak, dan hingga kini 18 sudah sepenuhnya beroperasi.

“Di Sumut ada 47 pasar terdampak, 46 sudah beroperasi, sedangkan di Sumbar, tiga pasar terdampak, dua di antaranya sudah beroperasi. Pemerintah akan terus mempercepat kembali aktifnya pasar tradisional melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan dukungan keterlibatan kementerian/lembaga,” paparnya.

Pratikno juga mengemukakan bahwa hingga hari ini, Senin (29/12), lebih dari separuh wilayah di tiga provinsi yang terdampak bencana telah beralih dari fase tanggap darurat ke fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Di Aceh, terdapat tujuh kabupaten/kota yang masuk ke transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 11 kab/kota masih memperpanjang masa tanggap darurat.

BACA JUGA:  Pemerintah Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Korban Tewas Bencana Sumatra, Rp15 Juta per Orang

Di Sumut, terdapat delapan kab/kota yang sudah masuk tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan 8 lainnya masih tanggap darurat.

Di Sumbar, 10 kab/kota masuk transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, dan masih ada tiga kab/kota yang berada dalam fase tanggap darurat.

“Daerah yang memperpanjang status tanggap darurat bertujuan agar wilayah-wilayah itu lebih siap masuk ke fase rehabilitasi dan rekonstruksi,” tuturnya.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Pemprov Sumut Jalin Kerja Sama dengan RS Mata Cicendo, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mata
Sumut Jadi Tuan Rumah Hari Anak Nasional 2026, Gubernur Bobby Nasution: Dukung Penuh dan Beri Dampak Ekonomi
Ormas Pendiri Partai Golkar Segera Dilantik, Fokus Pengembangan Ekonomi Rakyat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:29 WIB

Viral Warga Sujud Minta Bantuan, Bobby Nasution Langsung Perintahkan Penanganan

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru