Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang yang Mundur

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Langkah strategis ini diambil guna mengisi kekosongan posisi kepemimpinan lembaga nasional tersebut setelah pejabat sebelumnya mengajukan pengunduran diri.

Sudaryono dipercaya memimpin BGN untuk menggantikan Nanik S Deyang yang resmi melepaskan jabatannya. Sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) tersebut kini mengemban amanah baru dalam memperkuat jajaran pemerintahan di sektor ketahanan gizi nasional.

Suasana jalannya prosesi pelantikan di kompleks Istana Kepresidenan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kepemimpinan. Acara diawali secara sakral melalui penandatanganan kehadiran para tamu undangan serta pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi landasan hukum sah atas penunjukan tersebut. Dokumen negara itu secara resmi meresmikan pengangkatan posisi baru Sudaryono di jajaran pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian tersebut.

BACA JUGA:  Prabowo Jawab Kritik 'Hanya Bisa Pidato' dengan Kerja Nyata

Setelah pembacaan naskah keputusan selesai, Presiden Prabowo Subianto secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan. Sudaryono mengikuti setiap kalimat sumpah yang diucapkan presiden sebagai bentuk komitmen dan janji setia dalam menjalankan tugas negara.

Prosesi bersejarah ini ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh pihak-pihak terkait. Langkah ini menandai berlakunya secara resmi kepemimpinan baru di tubuh Badan Gizi Nasional untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Mengenai proses penunjukannya, Sudaryono menyampaikan bahwa ia pertama kali mendapatkan kabar penting tersebut dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Komunikasi awal mengenai penugasan baru ini disampaikan langsung melalui sambungan telepon secara mendadak.

Informasi mengenai pengangkatan dirinya tersebut semakin diperkuat dengan adanya pengumuman resmi dari jajaran menteri terkait. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi juga telah memberikan pernyataan resmi mengenai pergantian estafet kepemimpinan BGN kepada publik.

Sudaryono menjelaskan bahwa pengunduran diri pejabat lama murni didasari oleh pertimbangan pribadi. Alasan utama mundurnya Nanik S Deyang dari kursi Kepala BGN adalah karena faktor kesehatan yang tidak memungkinkan untuk terus mengemban beban kerja intensif.

BACA JUGA:  KMDT Sinergi dengan GRIB Jaya Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya di Kompleks Istana Kepresidenan membenarkan adanya pergeseran posisi penting tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah mempertimbangkan dengan cermat penunjukan Sudaryono yang dinilai memiliki rekam jejak mumpuni dari Kementerian Pertanian.

Pemerintah menegaskan telah melalui berbagai kalkulasi dan pertimbangan matang sebelum memutuskan pengganti pimpinan BGN. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan roda organisasi lembaga tetap berjalan optimal dalam merealisasikan program unggulan pemenuhan gizi masyarakat.

Prasetyo menambahkan bahwa proses pencarian sosok pemimpin baru di tengah dinamika organisasi bukanlah perkara mudah. Kendati demikian, pengalaman Sudaryono di sektor pertanian diharapkan mampu membawa sinergi positif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional ke depan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD
PT PAL Indonesia Resmi Bangun Kapal Selam Scorpene Generasi Terbaru, Pekerjaan Ditargetkan 8 Tahun
Polda Jabar Tangkap Dua Tersangka Penyebar Konten Hasutan Terkait Pernyataan Presiden Prabowo
Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU
Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall
Rp20.5 Triliun Bantuan ke 490 Pemda: Solusi Kilat atau Obat Penunda Penyakit Fiskal Daerah?
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Jilid III Roy Suryo, Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Ditolak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Temuan 996 Pucuk Senjata di Yayasan Jaksel, Polisi Panggil Mantan Ketua IWD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:49 WIB

PT PAL Indonesia Resmi Bangun Kapal Selam Scorpene Generasi Terbaru, Pekerjaan Ditargetkan 8 Tahun

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Pakai Rompi Tahanan, Diperiksa Terkait Emas 74 Kg & Rp543 Miliar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dijemput dari Rutan KPK, Diperiksa Tim 9 Kejagung Sebagai Tersangka TPPU

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Inovasi BRIN: Pesawat Tanpa Awak, Amfibi, Hingga Teknologi Giant Sea Wall

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB