Pembinaan Atlet Sumut Diperkuat Bobby Nasution Menuju 2028

Pembinaan Atlet
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima audiensi pengurus KONI Sumut di ruang kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (7/4/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara resmi meminta jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara untuk memperketat pola pembinaan atlet. Fokus utama yang ditekankan adalah penguatan integritas serta loyalitas para olahragawan agar tetap membela nama baik Sumut dalam berbagai ajang kejuaraan di masa mendatang.

Pembinaan Atlet Sumut dan Strategi Menjaga Prestasi Nasional

Arahan ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan pengurus KONI Sumut di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, pada Selasa (7/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menyoroti pentingnya konsistensi prestasi setelah Sumut berhasil menembus peringkat empat besar nasional pada gelaran PON Aceh–Sumut 2024 yang lalu.

Bobby menilai bahwa pencapaian peringkat empat nasional tersebut merupakan lonjakan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Sebagai catatan, Sumut berada di peringkat 8 pada PON Riau 2012, kemudian sempat turun ke peringkat 9 di Jawa Barat 2016, dan terlempar ke posisi 12 saat PON Papua 2021.

Bacaan Lainnya

Gubernur menegaskan bahwa mempertahankan posisi di jajaran elit nasional jauh lebih sulit daripada meraihnya untuk pertama kali. Menurutnya, Sumut harus mampu membuktikan stabilitas prestasi dengan setidaknya bertahan di peringkat empat besar selama tiga hingga empat kali penyelenggaraan ajang olahraga nasional secara berturut-turut.

Salah satu tantangan terbesar yang menjadi perhatian serius Bobby adalah fenomena perpindahan atlet berprestasi ke provinsi lain. Ia tidak ingin atlet-atlet yang telah dibina dengan keras menggunakan anggaran daerah justru “dibajak” oleh daerah lain hanya karena iming-iming bonus atau fasilitas yang lebih menggiurkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bobby mengusulkan adanya inovasi dalam memberikan apresiasi kepada para atlet agar mereka merasa bangga dan nyaman menetap di Sumut. Ia menyarankan agar atlet berprestasi dijadikan sebagai brand ambassador produk nasional untuk meningkatkan nilai ekonomi serta kesejahteraan pribadi mereka.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/akselerasi-pensertifikatan-tanah-penertiban-aset-sumatera-utara/

Selain itu, ia juga mendorong pemberian fasilitas istimewa bagi para atlet dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk apresiasi tersebut bisa berupa diskon khusus di berbagai sektor jasa atau layanan publik, yang diharapkan mampu menjadi “penyemangat” tambahan bagi mereka untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi Bumi Galuh.

Pos terkait