FTIK Unpri Gelar Kuliah Umum Secara Virtual

- Penulis

Rabu, 16 September 2020 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screen slide virtual kuliah umum FTIK Unpri. Foto:D|Ist

Screen slide virtual kuliah umum FTIK Unpri. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer Universitas Prima Indonesia (FTIK Unpri), Rabu (16/9), menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum secara Virtual dengan tema: “Magang dan Tugas Akhir: Innovative Topic & Concise Writing“, diikuti kurang lebih 380 mahasiswa dan dosen FTIK Unpri.

Turut hadir Ketua Program Studi Teknik Informatika Mawaddah Harahap, M.Kom dan Sekretarisnya Yennimar, M.Kom., Ketua Program Studi Sistem Informasi Siti Aisyah, M.Kom., Ketua Program Studi Teknik Elektro  Fadhilah, M.Kom., Ketua Program Studi Teknik Industri  Anita Sembiring.

Bertidak seagai narasumber kegiatan tersebut adalah Arjon Turnip, Ph.D., Dosen Departemen Teknik Elektro UNPAD Bandung, Chair of IEEE IS CSS/RAS Joint Chapter dan Direktur Toba Research Center.

Dalam kata sambutannya, Dekan FTIK Upri,  Mardi Turnip, M.Kom., mengimbau dan mengajak seluruh mahasiswa supaya tetap aktif dan kreatif dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Dia juga megatakan, target publikasi mahasiswa ke depan adalah jurnal atau proding internasional. “Sejauh ini sudah ada beberapa mahasiswa/alumni FTIK yang sudah publish di prosiding Internasional dan akan ditingkatkan terus setiap tahunnya,” kata Mardi Turnip.

BACA JUGA:  Apkasi Sosialisasi Program Peningkatan Mutu Pendidikan Samosir

Dalam paparannya Arjon meminta agar para mahasiswa berubah sesuai dengan tuntutan covid-19. Covid telah mengubah segalanya dalam tatanan kehidupan terutama penurunan lowongan pekerjaan. Jika seorang mahasiswa tidak memiliki keahlian, maka cenderung hanya akan menambah jumlah pengangguran. Mahasiswa harus mampu membuat tugas akhir berdasarkan permasalahan nasional. Dengan demikian kelak ketika lulus, mahasiswa cenderung siap untuk memecahkan persoalan bangsa ini.

Arjon juga menjelaskan bahwa FTIK harus mampu menjadi jembatan pengembangan ilmu dan teknologi antar fakultas di UNPRI melalui Artificial Intelligent, Big Data, dan Internet of Things. Mahasiswa harus aktif meminta atau bahkan memohon kepada Dosen agar para dosen memberdayakan. Stategi memilih topik inovatif dan menulis tugas akhir juga dijelaskannya.

Beberapa topik penelitian yang sudah dan sedang diteliti oleh Arjon dengan timnya antara lain, analisa dan pemanfaatan aktivitas sinyal otak untuk berbagai aplikasi (seperti untuk menjalankan kursi roda, deteksi narkoba, deteksi efek makanan pada otak, deteksi perasaan, deteksi aroma), deteksi aktivitas jantung, deteksi pergerakan bayi, sistem suspensi mobil, sistem energi, sistem kontrol suhu air, dan masih banyak lagi. Secara keseluruhan lab penelitian yang dikembangkan Arjon mampu memberikan lebih dari 200 judul tugas akhir kepada mahasiswa FTIK UNPRI.

BACA JUGA:  Rodiah Rahmawaty Lubis Dikukuhkan Sebagai Guru Besar USU

Judul Tugas Akhir kita akan selalu ada dalam curriculum vitae (CV) dan tidak bisa diganti atau dihapus. Jika kita memiliki Judul Tugas Akhir yang buruk atau tidak inovatif, maka selamanya CV kita akan menjadi cacat. Arjon mencontohkan bahwa hanya membaca judul tugas akhir, kualitas seseorang akan tercermin. Jika membuat Tugas Akhir yang inovatif saja tidak mampu, bagaimana mungkin bisa menyelesaikan persoalan bangsa ini? D|Red-02|rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe
ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan
Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat
PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera
Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard
QS AUR 2026: Singapura dan Malaysia Dominasi Kampus Terbaik Asia Tenggara, Indonesia Kirim 3 Wakil
Wali Kota Medan: Guru Hadapi Tantangan Baru di Era Digital, PGRI Diharapkan Jadi Solusi
Universitas Al-Azhar Buka Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa Persatuan Mendunia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:41 WIB

Praktikum Dakwah UINSU Digelar di Rutan Kabanjahe

Senin, 15 Desember 2025 - 12:47 WIB

ASSEMBLY: The Magical Voyage – Event Kreativitas Anak Terbesar Akhir Tahun di Medan

Selasa, 25 November 2025 - 12:22 WIB

Deklarasi Anti Kekerasan, Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Digelar Serentak di 207 SMA/SMK Binjai–Langkat

Kamis, 20 November 2025 - 12:55 WIB

PNM Salurkan Beasiswa untuk Anak Nasabah, Jembatani Akses Pendidikan Keluarga Prasejahtera

Senin, 17 November 2025 - 14:01 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas, Bagikan 288.000 Smartboard

Berita Terbaru