Jakarta-Mediadelegasi: Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Hidup Malaysia, Datuk Seri Arthur Joseph Kurup, menyatakan Indonesia memberi izin resmi bagi Malaysia untuk melintasi wilayah udaranya. Izin ini bertujuan mendukung operasi pembenihan awan atau cloud seeding.
Selain itu, Malaysia menyatakan kesiapan membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan. Pemerintah Malaysia akan membahas bantuan ini dalam rapat kabinet jika Indonesia membutuhkannya.
Sebelumnya, Malaysia pernah mengirim pesawat amfibia Bombardier CL415MP ke Indonesia pada 2015. Pesawat ini membantu memadamkan kebakaran hutan yang memicu kabut asap lintas batas ke Malaysia dan Singapura.
Pesawat milik Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) tersebut mampu mengambil 6.137 liter air dalam 12 detik. Kecepatan terbangnya mencapai sekitar 130 km per jam saat mengambil air.
Pesawat ini merupakan varian khusus dari model CL-415. Harga satu unit pesawat CL-415 berkisar antara US30 juta hingga US40 juta atau setara dengan Rp530 miliar hingga Rp710 miliar.D|Red






