Gempa M 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta lokasi gempa Magnitudo 5,8 yang mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (8/10/2026) pukul 15.07 WIB. Kedalaman 10 km, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. Foto: BMKG

Peta lokasi gempa Magnitudo 5,8 yang mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Kamis (8/10/2026) pukul 15.07 WIB. Kedalaman 10 km, BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami. Foto: BMKG

Sangihe-Mediadelegasi: Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis (8/10/2026) pukul 15.07 WIB. Getaran dirasakan warga di sejumlah wilayah, namun hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa atau episentrum berada pada koordinat 5,66 derajat Lintang Utara dan 125,19 derajat Bujur Timur. Lokasi ini berada di perairan tidak jauh dari daratan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kedalaman pusat gempa tercatat hanya 10 kilometer di bawah permukaan tanah. Karena kedalamannya yang relatif dangkal, getaran dapat dirasakan cukup jelas oleh warga, meskipun kekuatan yang tercatat tidak menimbulkan kerusakan yang luas.

BMKG secara tegas menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan ini disampaikan guna menenangkan masyarakat yang khawatir menyusul peristiwa gempa bumi yang berpusat di laut.

Meski ancaman tsunami dipastikan tidak ada, masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Getaran yang muncul setelah gempa utama terkadang masih dapat dirasakan dan berpotensi menimbulkan kerusakan tambahan pada bangunan yang sudah tidak kokoh.

BACA JUGA:  Gempa M 6,0 Guncang Ambon, Getaran Dirasakan Hingga Papua Barat Daya

Pihak berwenang mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Seluruh perkembangan terkini sebaiknya dipantau melalui saluran resmi BMKG maupun instansi terkait agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan diterima oleh tim pemantauan mengenai adanya kerusakan bangunan, fasilitas umum, maupun korban jiwa akibat peristiwa ini. Pemerintah daerah setempat terus berkoordinasi dengan aparat di lapangan guna memastikan situasi terkendali.

Warga yang merasakan getaran diimbau untuk tetap tenang, menjauhi bangunan yang terlihat retak, dan mengikuti arahan keselamatan dari pihak berwenang. Jika berada di dalam rumah, segera lindungi diri di bawah meja yang kokoh hingga getaran berhenti.

BACA JUGA:  Proyek KDMP Bener Meriah Berbau Kecurangan: Pekerja Terlantar, Kontraktor Menghilang, Bahan Bangunan Tak Layak

Kegiatan pemantauan pasca-gempa terus dilakukan oleh petugas BMKG di wilayah Sulawesi Utara. Hal ini bertujuan untuk memantau aktivitas kegempaan yang masih berlangsung serta memberikan peringatan dini apabila diperlukan.

Masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kesabaran dan ketenangan bersama sangat dibutuhkan agar penanganan pasca-gempa dapat berjalan lancar tanpa gangguan berita yang menyesatkan.

BMKG juga mengingatkan bahwa wilayah Sulawesi Utara berada di jalur pertemuan lempeng tektonik yang aktif, sehingga aktivitas kegempaan merupakan hal yang wajar terjadi. Kewaspadaan perlu dijaga setiap saat tanpa harus berlebihan atau panik.

Pemerintah daerah akan memastikan sarana dan prasarana penting tetap berfungsi baik guna menjaga pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi antar instansi diperkuat guna merespons dengan cepat apabila ada perkembangan yang memerlukan tindak lanjut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK
COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara
Polres Mesuji Bongkar Gudang Rokok Ilegal 118.400 Batang, Tersangka Diamankan
Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027
Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan
Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Rapat Perdana Wantimpres: Rocky Gerung Belum Bahas Isu Substansi, Termasuk Putusan MK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:10 WIB

COO Danantara Dony Oskaria: Dividen Diinvestasikan Kembali, Bukan Disetor ke Kas Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Gempa M 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Polres Mesuji Bongkar Gudang Rokok Ilegal 118.400 Batang, Tersangka Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027

Berita Terbaru