Tapanuliselatan-Mediadelegasi: Seorang pemuda berinisial AJN (27), warga Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ditemukan tewas di kebun warga, Kamis (8/10/2026). Korban hilang sejak akhir September lalu dan baru ditemukan setelah hampir dua minggu pencarian.
Keluarga melaporkan kehilangan AJN ke pihak kepolisian pada 29 September 2026. Mendapat laporan tersebut, Pelaksana Tugas Kapolsek Batang Toru Iptu Danni M Sidauruk langsung menurunkan personel guna menelusuri keberadaan korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, AJN terakhir kali terlihat pada Sabtu (26/9/2026) pagi. Saat itu ia berangkat bersama kakaknya naik sepeda motor menuju Simpang Jalan PNPM, kawasan kebun masyarakat Desa Wek III. Di lokasi, korban menyampaikan memiliki urusan yang harus diselesaikan, lalu kakaknya pulang lebih dulu. Sejak saat itu, AJN tidak kembali ke rumah.
Pencarian melibatkan keluarga, warga, serta petugas kepolisian mencakup berbagai lokasi, termasuk kawasan Gunung Barani. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika warga menemukan jasad korban di kebun masyarakat Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru.
Petugas dipimpin Ipda Supriyadi segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Di sekitar lokasi ditemukan sepasang sandal dan seutas tali nilon. Jasad korban dalam posisi telungkup lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batang Toru untuk pemeriksaan visum luar.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri, namun kami tetap melakukan pemeriksaan sesuai prosedur, mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti,” ujar Iptu Danni, Jumat (9/10/2026).
Keluarga, yaitu ayah korban Bahrum Nasution (63) dan kakaknya Toni Prandi (35), menyatakan tidak bersedia jenazah diautopsi dan telah ikhlas menerima kejadian tersebut. Meski begitu, polisi masih mendalami keterangan saksi serta temuan di lokasi guna memastikan penyebab kematian secara menyeluruh. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan







