Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat tinggi negara dalam upacara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Salah satu perubahan utama adalah pengangkatan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Ia menggantikan Jenderal Maruli Simanjuntak yang kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI.
Sebelum naik ke kursi KSAD, Tandyo menjabat sebagai Wakil Panglima TNI sejak 10 Agustus 2025. Lulusan Akademi Militer tahun 1991 ini telah berpengalaman memegang sejumlah posisi strategis, antara lain Komandan Resimen Induk Kodam IX/Udayana, Panglima Kodam IV/Diponegoro, hingga Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Sementara itu, Maruli Simanjuntak juga merangkap sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Tak hanya pergantian pimpinan TNI AD, Prabowo juga melantik Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pangdam XXI/Radin Inten tersebut menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Kristomei tiba di Istana sejak pukul 13.08 WIB dengan seragam dinas lengkap dan menyatakan siap menerima amanah baru sebagai prajurit.
“Sebagai tentara siap perintah,” ucapnya.
Selain itu, Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Taruli H Tampubolon dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), melengkapi susunan pimpinan baru di Kementerian Pertahanan.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengangkatan para pejabat. Keppres tersebut juga mengatur hak keuangan dan fasilitas yang diterima pejabat sesuai peraturan yang berlaku.
Prabowo kemudian memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti seluruh pejabat yang dilantik.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” bunyi sumpah jabatan yang diucapkan.
Upacara ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para pejabat yang bersangkutan. Pergantian pimpinan ini diharapkan memperkuat sinergi antarlembaga serta mempercepat pencapaian target pembangunan nasional. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan







