Presiden Prabowo: Belum Seluruh Janji Tuntas, Namun Sudah Mulai Selesaikan Persoalan Puluhan Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Ist.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka mengakui belum seluruh janji politiknya terlaksana sepenuhnya selama 21 bulan masa kepemimpinannya. Meski demikian, ia menegaskan pemerintah telah mulai menyelesaikan berbagai persoalan negara yang selama ini dianggap sulit.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo secara langsung dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.

“Saya belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan, belum,” ujar Prabowo dengan jujur di hadapan para pimpinan lembaga negara, anggota dewan, dan undangan yang hadir.

Presiden menyampaikan bahwa keterbukaan ini bukan bentuk pengakuan atas kekurangan semata, melainkan gambaran jujur atas realitas yang dihadapi. Berbagai persoalan yang kini ditangani pemerintah ternyata memiliki akar permasalahan yang sudah berlangsung lama dan tidak mungkin diselesaikan dalam waktu singkat.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah berani melangkah masuk dan menyentuh persoalan-persoalan yang selama puluhan tahun dinilai terlalu rumit untuk diselesaikan. Proses penyelesaiannya pun saat ini terus berjalan secara bertahap.

“Tetapi dalam waktu kurang 2 tahun, kita telah buktikan dengan keberanian mengambil keputusan, dengan kerja keras didasari hati yang tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat dan gotong royong seluruh unsur bangsa, masalah-masalah yang selama puluhan tahun dianggap sangat rumit atau terlalu rumit dapat kita mulai selesaikan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Subianto : Produksi Beras dan Jagung Indonesia Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Prabowo menambahkan penekanan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman: “Saya tidak mengatakan selesai, saya mengatakan kita mulai selesaikan.” Artinya, fondasi penyelesaian telah dibangun dan langkah perbaikan terus berjalan menuju penyelesaian yang sempurna.

Presiden Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2024. Hingga hari ini, tanggal 14 Agustus 2026, masa kepemimpinannya telah berjalan selama 21 bulan atau tepatnya 663 hari.

Dalam kurun waktu yang relatif singkat tersebut, Prabowo mencatat bahwa pemerintah yang dipimpinnya telah mengambil dan menjalankan banyak keputusan penting. Seluruh keputusan tersebut diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan mendasar yang dihadapi bangsa.

“Dalam waktu 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara,” ungkap Prabowo menyampaikan data kinerja pemerintahannya.

Mantan Menteri Pertahanan ini juga menjelaskan bobot dari kebijakan-kebijakan tersebut. Sebagian besar menyasar persoalan yang sudah mengakar dan berlangsung selama puluhan tahun, sehingga membutuhkan keberanian dan ketegasan untuk memulainya.

BACA JUGA:  Ono Surono Diperiksa, Kasus Bekasi Memanas

Prabowo pun menyederhanakan angka tersebut agar mudah dipahami: “Sebagian masalah-masalah itu, telah berpuluh tahun tidak bisa kita selesaikan. Artinya, kita bisa mengatakan bahwa kita telah putuskan satu kebijakan transformatif setiap lima hari.”

Angka tersebut menunjukkan ritme kerja pemerintah yang sangat cepat dan berorientasi pada perubahan nyata. Hampir setiap minggu lahir kebijakan baru yang mengubah tata kelola demi kemaslahatan rakyat dan kemajuan bangsa.

Presiden menyadari bahwa persoalan yang menumpuk selama puluhan tahun tidak mungkin tuntas dalam hitungan bulan. Namun yang terpenting, hambatan yang dulunya dianggap mustahil dipecahkan kini sudah mulai terbuka jalan penyelesaiannya.

Prabowo memandang bahwa keberhasilan memulai adalah langkah awal yang sangat berharga. Dengan konsistensi, kesinambungan, dan dukungan seluruh elemen bangsa, apa yang baru dimulai saat ini akan membawa hasil besar bagi Indonesia di masa depan.

Di akhir penjelasannya, Presiden kembali menegaskan komitmennya untuk terus bekerja menyelesaikan sisa janji dan persoalan negara. Seluruh kebijakan yang telah diambil akan terus dijalankan hingga menghasilkan perubahan yang nyata dan dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi, Disambut Pelukan Hangat PM Modi
Polisi Ungkap Tiga Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus: Dibayar Rp40.000–Rp70.000 per Orang
KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Ahmad Ali, Jejak Dana Gratifikasi Batu Bara Kukar Makin Terang
Pengacara Roy Suryo: Praperadilan Ganti Rugi Berpotensi Cacat Formil
Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dipanggil Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi Kuota Haji
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Tetap Siaga Level III
Kasus Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan di Karo Serius, DPR Desak Audit Total SPPG
Amnesty Internasional Desak Program MBG Dihentikan Usai Siswi di Karo Hilang Ingatan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:05 WIB

Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di New Delhi, Disambut Pelukan Hangat PM Modi

Sabtu, 12 September 2026 - 16:34 WIB

Polisi Ungkap Tiga Klaster Pendanaan Kerusuhan 27 Agustus: Dibayar Rp40.000–Rp70.000 per Orang

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

KPK Sita Rp3,5 Miliar dari Ahmad Ali, Jejak Dana Gratifikasi Batu Bara Kukar Makin Terang

Jumat, 11 September 2026 - 16:05 WIB

Pengacara Roy Suryo: Praperadilan Ganti Rugi Berpotensi Cacat Formil

Kamis, 10 September 2026 - 16:01 WIB

Kubu Gus Alex Minta Jokowi Dipanggil Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Berita Terbaru

Alat berat diturunkan untuk menangani longsor di Dusun II, Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang. Foto: Ist.

Kabupaten Deli Serdang

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:58 WIB