BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Hutan dan Lahan. Foto: Ist.

Kebakaran Hutan dan Lahan. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 1.297 titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di seluruh Indonesia per 14 Oktober 2026. Sumatera menjadi wilayah dengan sebaran terbanyak, mencapai 505 titik, diikuti Kalimantan 346 serta Papua dan Maluku 330 titik.

Sementara itu, Sulawesi tercatat 66 titik panas, Nusa Tenggara 38 titik, dan Jawa 12 titik. BMKG menyebut tingginya jumlah ini memperkuat kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring semakin keringnya kondisi lahan di daerah yang mengalami kekeringan berkepanjangan.

“Berdasarkan hasil pemantauan pada 14 Oktober 2026, teridentifikasi 1.297 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi,” tulis BMKG dalam keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

BACA JUGA:  STQH Tingkat Provinsi Sumut 2025 Dibuka, Pj Sekdaprov Sebut Pentingnya Pembangunan Karakter

Pemantauan melalui citra satelit Himawari pada 15 Oktober pukul 13.00 WIB juga menunjukkan asap menyebar di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sebaran titik panas dan asap tersebut menegaskan bahwa potensi karhutla masih menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah yang mengalami defisit hujan dan kondisi vegetasi yang mengering.

“Sebaran titik panas dan asap tersebut menunjukkan bahwa potensi karhutla masih menjadi perhatian, khususnya pada wilayah yang mengalami defisit hujan dan memiliki kondisi vegetasi yang kering,” jelas BMKG.

BMKG mengingatkan masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan. Lahan yang kering sangat rentan terbakar, sehingga upaya pencegahan, pengawasan, dan pemantauan perlu terus diperkuat di lapangan. Pemerintah daerah diminta mengoordinasikan langkah pencegahan bersama warga agar tidak terjadi kebakaran yang meluas. D|Red.

BACA JUGA:  BMKG: Puncak Musim Kemarau di Sumut Juli-Agustus

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai: 6 Bulan Belum Ada Tersangka, Masyarakat Desak Kejati Sumut Transparan
Stadion Teladan Medan 5 Tahun Tak Rampung, Rico Waas Kejar Deadline!
Jelang Mubes HBB, Tokoh Batak Serukan Persatuan dan Kolaborasi
Lamsiang Sitompul Ajak Tokoh Batak Hadiri Audiensi HBB di Medan
Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:04 WIB

BMKG: 1.297 Titik Panas Terdeteksi, Sumatera Paling Banyak, Asap Menyebar Luas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kasus Korupsi Lahan Tol Medan-Binjai: 6 Bulan Belum Ada Tersangka, Masyarakat Desak Kejati Sumut Transparan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Stadion Teladan Medan 5 Tahun Tak Rampung, Rico Waas Kejar Deadline!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Jelang Mubes HBB, Tokoh Batak Serukan Persatuan dan Kolaborasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Lamsiang Sitompul Ajak Tokoh Batak Hadiri Audiensi HBB di Medan

Berita Terbaru