KPK: Hamenang Pakai Uang Suap Rp1,9 Miliar Lunasi Utang Pilkada, Total Lebih Rp2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat dibawa keluar Gedung Merah Putih KPK usai ditetapkan tersangka, Jumat (16/10/2026). Foto: Ist.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat dibawa keluar Gedung Merah Putih KPK usai ditetapkan tersangka, Jumat (16/10/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memakai uang hasil suap dan gratifikasi untuk melunasi utang terkait pencalonan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Total dana yang diduga diterima mencapai lebih dari Rp2 miliar, sebagian besar dialokasikan untuk pelunasan utang kampanye serta kebutuhan pribadi.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan aliran dana tersebut terungkap dari pengembangan penyidikan kasus lima klaster dugaan korupsi yang menjerat Hamenang. Dari Muhammad Amin Wahyu Utomo melalui Rizqan Iryawan, uang sebesar Rp1,90 miliar diduga mengalir ke Hamenang dan digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk pelunasan utang Pilkada serta kebutuhan operasional.

“Dari MAW melalui RZI sebesar Rp1,90 miliar yang digunakan untuk keperluan pribadi, di antaranya pembayaran utang Pilkada dan kebutuhan operasional,” ujar Taufik, Sabtu (17/10/2026).

BACA JUGA:  Tiba di KPK, Bupati Pati Bungkam Soal OTT

Selain itu, Hamenang diduga menerima Rp240 juta dari pihak swasta melalui ajudannya, Bramantya Samuel Rizkiargyanto, yang juga disalurkan untuk kepentingan pribadi. Penerimaan lain senilai Rp100 juta dikirim melalui Rizqan Iryawan. Jika digabungkan, total aliran dana yang terungkap dalam perkara ini melampaui angka Rp2 miliar.

KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka sekaligus menahan mereka pasca-operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar 15 Oktober 2026. Selain Hamenang, dua lainnya adalah Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah serta Muhammad Amin Wahyu Utomo dari PT Madani Winasis Creative.

Perkara ini mencakup lima klaster dugaan korupsi: pemberian uang untuk menghapus temuan audit BPK terkait kelebihan bayar honor Rp5 miliar, fee pengadaan barang dan jasa, penerimaan setoran dari tambang Galian C, pemasukan rutin dari BLUD dan OPD, hingga potongan upah pungut. Penyidikan masih berjalan untuk menelusuri seluruh aliran dana dan pihak yang terlibat. D|Red.

BACA JUGA:  Bea Cukai Diguncang OTT, KPK Bergerak Cepat

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Sita Rp800 Juta Diserahkan Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Summarecon Bogor
Syahganda Bantah Pesta Ultah Prabowo di Istana Bogor: Itu Jamuan untuk Wakil PM Rusia
KPK: Dana BNPB Rp30,98 Miliar Dipakai Beli Saham, Pengadaan Rp148 Miliar Terafiliasi Adik Kepala BNPB
KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid, Dua Kali Mangkir Pemeriksaan
Bahlil: Stok BBM Nasional 16–18 Hari Masih Aman, Pertalite Paling Tekan, Pasokan Dipercepat
Kepala KSP Listyo Sigit: Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas dan Bebas Terbatas
Anggota DPR Hasbiallah Ilyas: Pelaku Korupsi Dana BNPB Harus Dihukum Berat, Tak Boleh Ditoleransi
Wakil Panglima TNI Maruli Simanjuntak: Akan Pelajari Putusan MK Revisi UU Peradilan Militer
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:18 WIB

KPK Sita Rp800 Juta Diserahkan Kuasa Hukum Hercules, Terkait Kasus Summarecon Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Syahganda Bantah Pesta Ultah Prabowo di Istana Bogor: Itu Jamuan untuk Wakil PM Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:00 WIB

KPK: Hamenang Pakai Uang Suap Rp1,9 Miliar Lunasi Utang Pilkada, Total Lebih Rp2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:19 WIB

KPK: Dana BNPB Rp30,98 Miliar Dipakai Beli Saham, Pengadaan Rp148 Miliar Terafiliasi Adik Kepala BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bahlil: Stok BBM Nasional 16–18 Hari Masih Aman, Pertalite Paling Tekan, Pasokan Dipercepat

Berita Terbaru