Andi Azwan Tegaskan Organisasinya Tak Terima Pendanaan dari Jokowi di Sidang Dokter Tifa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Azwan saat memberikan keterangan di persidangan PN Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026). Foto: Ist.

Andi Azwan saat memberikan keterangan di persidangan PN Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Andi Azwan, salah satu relawan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sekaligus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menegaskan secara tegas bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak pernah menerima pendanaan dari Jokowi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menjadi saksi dalam persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (15/10/2026).

Persidangan berlangsung sengit saat tim hukum yang mewakili terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa mengajukan serangkaian pertanyaan mendalam mengenai hubungan pribadi maupun kelembagaan Andi Azwan dengan Jokowi. Di awal sesi, tim hukum terlebih dahulu mengonfirmasi kedekatan saksi dengan mantan Presiden tersebut.

“Ya. Saya tanyakan kepada Saudara rekan saya, Andi Azwan, ya. Menyambung pertanyaan rekan kami tadi, apa hubungan rekan dengan Pak Jokowi?” tanya penasihat hukum Dokter Tifa di ruang sidang.

BACA JUGA:  Ketua Ombudsman RI Ditahan, Diduga Terima Suap Nikel

Andi Azwan pun menjawab secara terbuka bahwa dirinya telah menjalin hubungan dengan Jokowi sejak tahun 2012 dan turut aktif sebagai bagian dari tim sukses dalam perhelatan politik kala itu.

“Ya. Saya bertemu Pak Jokowi itu 2012. Saya adalah tim sukses beliau,” jawab Andi dengan tegas di hadapan majelis hakim.

Tak berhenti di situ, tim hukum kemudian menyoroti aspek keuangan dan operasional organisasi yang dijalani Andi. Pertanyaan krusial pun diajukan terkait siapa pihak yang membiayai seluruh kegiatan organisasi tersebut.

“Ya. Pertanyaan kedua, organisasi Anda itu dibiayai oleh siapa? Pertanyaan penting ini,” tegas penasihat hukum Dokter Tifa.

Menanggapi hal tersebut, Andi Azwan membantah sekerasnya adanya pendanaan dari pihak mana pun, termasuk dari tokoh-tokoh politik. Ia menegaskan seluruh biaya operasional murni bersumber dari swadaya para anggotanya sendiri.

“Organisasi kami tidak ada yang membiayai, organisasi kami betul-betul adalah dari kami semua,” ujar Andi.

BACA JUGA:  Tangki Air Mematikan, Empat Pekerja Tewas di Jagakarsa

Tim hukum kemudian memperjelas pertanyaan dengan menunjuk secara spesifik kepada Jokowi. Andi pun kembali menegaskan dengan penekanan yang kuat bahwa tidak ada satu rupiah pun dana yang berasal dari mantan Presiden ke-7 tersebut.

“Langsung atau tidak langsung, tidak ada dana dari Pak Jokowi,” jawab Andi mantap.

Ia menambahkan, “Tidak ada! 100 persen pun 1.000 persen pun tidak ada. Itu adalah dari kami semua,” tuturnya di hadapan majelis hakim.

Persidangan ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan saksi dalam perkara yang menjerat Dokter Tifa terkait pernyataan-pernyataannya mengenai keaslian ijazah Jokowi. Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan dan berbagai pihak dipanggil untuk mengungkap fakta di balik perkara yang menyedot perhatian publik ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nurman Herin Bantah Dakwaan, Mengaku Ditekan Penyidik
Denny Indrayana Laporkan Seluruh Komisioner KPU ke DKPP
Febrie Adriansyah Siap Kembali Berantas Korupsi Jika Dibebaskan Hakim
Bareskrim Tetapkan 9 Perusahaan Sawit Tersangka Karhutla, 25.600 Hektare Terbakar
OTT KPK di BNPB, Sejumlah Ruangan Kantor Disegel
OTT KPK di BNPB: 14 Orang Ditangkap Termasuk Sestama Rustian, Uang Rp1,4 Miliar Disita
BGN Suspend 91 SPPG Belum Kembalikan Dana Temuan BPK Senilai Rp18,19 Miliar
Kapolri Suyudi Gencarkan Penggerebekan Sarang Narkoba, Ratusan Orang Diamankan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Andi Azwan Tegaskan Organisasinya Tak Terima Pendanaan dari Jokowi di Sidang Dokter Tifa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Nurman Herin Bantah Dakwaan, Mengaku Ditekan Penyidik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Denny Indrayana Laporkan Seluruh Komisioner KPU ke DKPP

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Febrie Adriansyah Siap Kembali Berantas Korupsi Jika Dibebaskan Hakim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:18 WIB

OTT KPK di BNPB, Sejumlah Ruangan Kantor Disegel

Berita Terbaru

Usai Musda IV MUI Sungaikanan, peserta berfoto bersama di halaman kantornya (foto kiri). Ketua terpilih MUI Sungaikanan H Muhammad Romali Siregar (kanan), Kepala KUA Sungaikanan Muhammad Dani Butar-Butar, Ketua MUI Labusel Makmur Ismail Harahap dan Sekretris Umum MUI Labusel athoriq Mustaqim Tambak saat pembukaan Musda IV. Foto: dok-mui-sungaikanan

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Gelar Musda IV: MUI Punya Peranan Penting di Sungaikanan

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:27 WIB

Terdakwa Nurman Herin membantah dakwaan pemerasan dan mengaku ditekan penyidik untuk mengakui menerima ransel dari Ferry dan menyerahkan ke Febrie Adriansyah. Foto: Ist.

Nasional

Nurman Herin Bantah Dakwaan, Mengaku Ditekan Penyidik

Rabu, 14 Okt 2026 - 16:21 WIB

Denny Indrayana cs Laporkan KPU ke DKPP terkait Dugaan Pasal Selundupan Loloskan Gibran. Foto: Ist.

Nasional

Denny Indrayana Laporkan Seluruh Komisioner KPU ke DKPP

Rabu, 14 Okt 2026 - 16:05 WIB