BEM UI Dihadang Polisi di Jalan Sudirman, Massa Sampaikan Orasi dari Mobil Komando

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa mahasiswa Universitas Indonesia mengenakan almamater kuning menyuarakan tuntutan dalam aksi demonstrasi bertajuk #MerebutKemerdekaan yang digelar BEM UI di kawasan Dukuh Atas–Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Foto: Ist.

Massa mahasiswa Universitas Indonesia mengenakan almamater kuning menyuarakan tuntutan dalam aksi demonstrasi bertajuk #MerebutKemerdekaan yang digelar BEM UI di kawasan Dukuh Atas–Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Barisan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia dihadang oleh aparat kepolisian saat bergerak menuju kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Agustus 2026 siang. Aksi demonstrasi bertajuk #MerebutKemerdekaan tersebut akhirnya tidak dapat mencapai titik konsentrasi yang direncanakan.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.24 WIB menunjukkan barisan Polisi Wanita membentuk blokade rapat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Barikade tersebut sengaja dipasang untuk menghalangi pergerakan massa yang mengenakan almamater kuning khas Universitas Indonesia menuju kawasan Bundaran HI.

Massa yang tertahan di pos penghalang tersebut kemudian menyampaikan orasi secara bergantian dari atas mobil komando yang berada di kawasan Dukuh Atas. Sejumlah peserta aksi tampak menyuarakan tuntutan kepada pemerintah di hadapan barisan aparat kepolisian yang berjaga menjaga jarak.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman yang menuju ke arah Bundaran HI dialihkan oleh petugas. Kendaraan yang hendak melintas ke lokasi konsentrasi massa diarahkan menuju jalur lain guna mencegah kepadatan sekaligus mengamankan jalur evakuasi jika diperlukan.

BACA JUGA:  Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka, Diduga Terlibat Jual Beli Titik Dapur MBG Jadi Alasan Pencopotan

Sebelum rombongan mahasiswa tiba di lokasi, kepolisian telah menyiapkan pengamanan ketat di sejumlah titik strategis sekitar Bundaran HI. Salah satunya di Pos Polisi Thamrin yang dipenuhi personel bersiaga menjelang kedatangan rombongan peserta aksi demonstrasi.

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan demonstrasi. Blokade jalan terlihat dipasang di sisi selatan Bundaran HI, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman sebelum Halte Tosari, guna mengantisipasi gangguan arus lalu lintas.

Pembatasan jalan dan perlengkapan pengamanan disiapkan dari dua arah, baik bagi kendaraan yang menuju maupun yang meninggalkan kawasan Bundaran HI. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi kepadatan massa sekaligus menjaga ketertiban umum selama aksi berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, sebelumnya telah menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat situasional. Apabila terjadi kepadatan arus yang tinggi, petugas akan melakukan pengalihan arus secara bertahap demi kelancaran dan keselamatan.

BACA JUGA:  Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Rp5,6 Triliun dalam Kasus Chromebook

BEM UI sebelumnya telah mengumumkan pelaksanaan aksi #MerebutKemerdekaan dengan membawa delapan tuntutan utama kepada pemerintah. Tuntutan tersebut mencakup pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut evaluasi menyeluruh terhadap Proyek Strategis Nasional, serta penghentian program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih. Kedelapan tuntutan ini menjadi pokok orasi yang disampaikan dari atas mobil komando.

Aksi demonstrasi BEM UI digelar tepat sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semula aksi direncanakan berpusat di kawasan Bundaran HI sebagai simbol kebebasan menyampaikan aspirasi di tengah ibukota negara.

Meski dihadang dan dialihkan dari titik rencana semula, massa tetap menyampaikan tuntutan dengan tertib dan damai dari lokasi yang dapat dijangkau. Mahasiswa berharap suara dan aspirasi yang disampaikan tetap dapat didengar oleh pemerintah. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gus Alex Ungkap 24 Anggota Panja DPR Minta Uang 3.000 Riyal, KPK Langsung Janji Telaah
Hadiri Acara di Thailand, Arya Wedakarna: Bukan sebagai Anggota DPD, Melainkan Tokoh Bali
Dicopot Usai Keracunan MBG Sidoarjo, BGN: SPPG Kalitengah Lalaian Disengaja
Bau Menyengat Limbah SPPG Bumi Daya Ganggu Warga Lampung Selatan, Sudah Dikeluhkan Setahun
KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto, Kasus Suap Rejang Lebong Melebar
Heboh Syarat STNK Beli BBM Subsidi, Pertamina Resmi Batalkan Rencana Itu
NASA Ungkap Rahasia Kebakaran Gambut Indonesia: Api Menyala di Bawah Tanah, Sulit Padam Hingga Hujan Turun
Mabes TNI Evaluasi Kehadiran Prajurit TNI AL di Acara Kontes Kecantikan Transgender Thailand
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:08 WIB

Gus Alex Ungkap 24 Anggota Panja DPR Minta Uang 3.000 Riyal, KPK Langsung Janji Telaah

Jumat, 4 September 2026 - 16:21 WIB

Hadiri Acara di Thailand, Arya Wedakarna: Bukan sebagai Anggota DPD, Melainkan Tokoh Bali

Jumat, 4 September 2026 - 14:14 WIB

Bau Menyengat Limbah SPPG Bumi Daya Ganggu Warga Lampung Selatan, Sudah Dikeluhkan Setahun

Jumat, 4 September 2026 - 13:37 WIB

KPK Periksa Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto, Kasus Suap Rejang Lebong Melebar

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Heboh Syarat STNK Beli BBM Subsidi, Pertamina Resmi Batalkan Rencana Itu

Berita Terbaru